Delapan Dosen UMMAH Ikuti Workshop Akreditasi Keperawatan di Banda Aceh, Targetkan Predikat Unggul

Penulis: Fajar  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 20:54:31 WIB
Delapan dosen UMMAH mengikuti Workshop Akreditasi Keperawatan di Banda Aceh pada 3-4 Juli 2026.

BANDA ACEH — Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) tidak main-main dalam urusan mutu pendidikan. Delapan dosen dari Program Studi Diploma III dan Diploma IV Keperawatan diterjunkan ke Banda Aceh untuk mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif 8 Kriteria pada 3-4 Juli 2026.

Workshop yang digelar di Aula Poltekkes Kemenkes Banda Aceh ini diselenggarakan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPVIKI) Regional XII Aceh. Targetnya jelas: mempersiapkan akreditasi prodi keperawatan UMMAH agar meraih predikat unggul.

Bekal Dokumen Akreditasi hingga Rencana Tindak Lanjut

Selama dua hari, para peserta mendapat pembekalan teknis penyusunan dokumen utama akreditasi. Mulai dari Laporan Evaluasi Diri (LED), Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), hingga dokumen pendukung lainnya yang menjadi komponen penilaian akreditasi kualitatif.

Tak sekadar teori, setiap peserta juga diwajibkan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL). RTL ini menjadi jembatan agar materi workshop tidak berhenti di ruang pelatihan, tapi benar-benar diterapkan dalam penguatan tata kelola prodi di masing-masing institusi.

Komitmen UMMAH: Dosen Harus Paham Sistem Akreditasi Terbaru

Ketua rombongan UMMAH, Bukhari, menegaskan bahwa pengiriman delapan dosen ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menyebut workshop ini sebagai sarana penting bagi dosen untuk memperdalam pemahaman mengenai sistem akreditasi terkini.

“Workshop ini menjadi sarana yang sangat penting bagi dosen untuk memperdalam pemahaman mengenai sistem akreditasi terbaru. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi bekal dalam menyusun dokumen akreditasi secara lebih sistematis, komprehensif, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Bukhari, Jumat (3/7/2026).

Menurut Bukhari, peningkatan kompetensi dosen adalah strategi utama UMMAH dalam mewujudkan tata kelola prodi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Ia menekankan bahwa hasil workshop harus diwujudkan melalui pelaksanaan RTL yang mampu memperkuat sistem penjaminan mutu di lingkungan Program Studi Keperawatan.

Menuju Akreditasi Unggul, Bukan Sekadar Target

UMMAH berharap delapan dosen yang telah mengikuti workshop mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh. Targetnya bukan sekadar lulus akreditasi, tapi meraih predikat unggul yang menjadi standar mutu pendidikan tinggi vokasi keperawatan di Indonesia.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa UMMAH serius membenahi mutu dari hulu ke hilir. Dengan pemahaman sistem akreditasi yang lebih matang, proses penjaminan mutu internal diharapkan berjalan lebih sistemik dan berkelanjutan.

Reporter: Fajar
Sumber: kabarbireuen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top