LHOKSEUMAWE — Enam personel Polres Aceh Utara melesat dari Aipda ke Aiptu, sementara 23 lainnya naik dari Bripka ke Aipda dalam upacara kenaikan pangkat yang digelar Kamis pagi. Total 48 anggota yang mendapat penghargaan itu mencakup pula tiga personel dari Briptu ke Brigadir, 13 personel dari Bripda ke Briptu, dan tiga personel dari Bharaka ke Abripda.
Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Trie Aprianto menegaskan bahwa kenaikan pangkat adalah bentuk pengakuan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan prestasi personel. Ia meminta agar pangkat baru itu dipertanggungjawabkan kepada negara, institusi, pimpinan, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.
"Saya minta personel yang naik pangkat agar semakin meningkatkan kualitas kerja, menjaga kehormatan diri, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kapolres dalam sambutannya.
AKBP Trie Aprianto secara khusus mengingatkan seluruh anggota Polres Aceh Utara untuk menjauhi sikap arogan dan perilaku negatif yang bisa menurunkan citra Polri. Ia meminta personel selalu hadir dengan sikap humanis sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Anggota harus mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat," pesannya.
Usai upacara, tradisi penyiraman air kembang dilakukan kepada perwakilan personel yang naik pangkat. Rangkaian acara ditutup dengan penyiraman seluruh anggota menggunakan mobil water cannon sebagai simbol syukur dan kebersamaan di lingkungan Polres Aceh Utara.
Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu Bhayangkari yang selama ini mendampingi dan mendukung para suami dalam menjalankan tugas pengabdian di institusi Polri.