Babinsa Koramil 08/Silih Nara Koptu Zaini Saputra Bantu Warga Angkut Batako Bangun Rumah di Desa Kerawang Aceh Tengah

Penulis: Yasir  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 17:18:31 WIB
Babinsa Koramil 08/Silih Nara Koptu Zaini Saputra bersama warga mengangkut batako untuk pembangunan rumah di Desa Kerawang, Aceh Tengah.

ACEH TENGAH — Di tengah terik matahari siang, Koptu Zaini Saputra terlihat menyatu dengan warga Desa Kerawang. Bersama-sama, mereka memindahkan batako dari tempat penjemuran menuju lokasi pembangunan rumah milik salah satu warga. Bagi aparat kewilayahan ini, kehadiran di tengah masyarakat harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar formalitas.

Gotong Royong Ala TNI di Tengah Masyarakat

Koptu Zaini Saputra menyebut kegiatan ini adalah bagian dari tugas pembinaan teritorial yang melekat pada setiap Babinsa. "Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat," ujarnya.

Aksi bahu-membahu ini berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Warga setempat menyambut langsung keterlibatan Babinsa dalam pekerjaan fisik yang cukup berat tersebut. Bagi mereka, kehadiran Koptu Zaini bukanlah hal baru—ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan desa, dari kerja bakti hingga acara kemasyarakatan.

Apa Manfaat Langsung bagi Warga Desa Kerawang?

Dengan tenaga tambahan dari Babinsa, proses pembangunan rumah warga berjalan lebih cepat. Warga yang terbantu tidak perlu lagi mengangkat batako sendirian atau menyewa tenaga tambahan. Ini meringankan beban biaya dan tenaga, terutama bagi keluarga yang sedang membangun rumah secara swadaya.

Kebersamaan yang terjalin juga memperkuat semangat gotong royong di desa. Warga mengapresiasi kehadiran Babinsa yang tidak hanya datang saat ada masalah keamanan, tetapi juga saat warga membutuhkan bantuan fisik.

Kemanunggalan TNI-Rakyat yang Dirawat Setiap Hari

Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa hubungan TNI dengan rakyat tidak hanya seremonial. Di Desa Kerawang, kemanunggalan itu dirawat lewat kerja nyata: mengangkat batako, membangun rumah, dan berbagi peluh bersama. Harapannya, pola pendekatan seperti ini terus berlanjut dan menular ke desa-desa binaan lainnya di Aceh Tengah.

Bagi Koptu Zaini, senyum warga saat rumahnya perlahan berdiri adalah upah yang tak ternilai. Itulah esensi pengabdian yang tidak selalu diukur dengan angka, tetapi dengan kehadiran yang dirasakan.

Reporter: Yasir
Sumber: acehnow.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top