Kelima jabatan yang dibuka mencakup sektor strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Mulai dari Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Aceh, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Aceh, hingga Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh. Satu posisi di rumah sakit daerah juga masuk daftar, yakni Wakil Direktur Penunjang RSUD dr. Zainoel Abidin.
Untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, tiga nama yang lolos adalah Heri Maulana, S.IP., M.S.M., Irwan, S.HI., M.Si., dan Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I. Sementara di posisi Kepala Biro Organisasi Setda Aceh, peserta yang dinyatakan lulus yakni Cut Aja Muzita, S.STP., MPA., Ramzi, M.Si., dan Tia Desi Yanti, S.STP., M.M.
Pada jabatan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, tiga peserta yang lolos adalah Muhammad Fadhil, S.T., M.T., CGCAE., M. Nasir, S.T., M.Si., dan Zalsufran, S.T., M.Si. Sedangkan untuk Kepala Biro Hukum Setda Aceh, nama-nama yang berhasil adalah Amrina Habibi, S.H., M.H., Dr. Amrizal, S.H., L.L.M., dan Syahrul, S.H.
Khusus posisi Wakil Direktur Penunjang RSUD dr. Zainoel Abidin, peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari Ners. Masli Yuzar, S.Kep., M.Kep., Muhammad Nur, SKM., M.Kes., dan dr. M. Fuad, Sp.PD., KHOM., FINASIM.
Dalam pengumuman resmi, Ketua Panitia Seleksi T. Setia Budi menegaskan bahwa keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Pengumuman ini merupakan tindak lanjut dari Berita Acara Nomor 12/Pansel-JPTP/VII/2026 yang diterbitkan pada 9 Juli 2026.
Masyarakat yang ingin melihat pengumuman lengkap hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemerintah Aceh dapat mengaksesnya melalui laman resmi Badan Kepegawaian Aceh (BKA).