Wagub Aceh Desak Baitul Mal Kelola Zakat dan Sedekah Secara Transparan, Usul Jadi Pengurang Pajak

Penulis: Ragil  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 16:23:29 WIB
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan arahan dalam rapat koordinasi bersama komisioner Baitul Mal di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengingatkan seluruh komisioner Baitul Mal kabupaten dan kota bahwa transparansi adalah harga mati dalam mengelola dana umat. Menurutnya, tanpa keterbukaan, mustahil lembaga yang lahir dari amanat MoU Helsinki ini bisa dipercaya publik.

“Dalam pengelolaan zakat, sedekah dan wakaf, transparansi adalah hal yang paling penting. Insya Allah kalau transparan, rakyat pasti percaya kepada Baitul Mal. Ini salah satu kuncinya,” kata Dek Fadh di hadapan peserta rakor di Aula Hotel Rasamala.

Wakaf Baitul Asyi Jadi Contoh Tata Kelola

Dek Fadh mencontohkan pengelolaan Wakaf Baitul Asyi di Arab Saudi. Lembaga itu, kata dia, hingga kini konsisten menyalurkan manfaat wakaf khusus untuk masyarakat Aceh sesuai ikrar yang ditetapkan bertahun-tahun lalu.

“Walaupun pernah ada keinginan agar hasil wakaf itu bisa dialihkan untuk seluruh masyarakat Indonesia, tetapi tidak bisa karena dalam ikrar wakaf sudah sangat jelas diperuntukkan bagi masyarakat Aceh. Nazirnya tetap teguh menjalankan amanah tersebut,” ujarnya.

Zakat Bisa Jadi Pengurang Pajak Perusahaan

Pemerintah Aceh juga telah mengusulkan ketentuan baru dalam

Reporter: Ragil
Sumber: anterokini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top