BANDA ACEH — Puluhan karya pewarta foto yang mendokumentasikan berbagai peristiwa kebencanaan di sejumlah daerah akan dipamerkan dalam Roadshow Pameran Foto “Sumatera Bangkit”. PFI Aceh selaku tuan rumah untuk wilayah Aceh mulai mematangkan koordinasi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh.
Ketua PFI Aceh, Muhammad Anshar, mengatakan pameran ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow yang juga digelar di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Melalui lensa para jurnalis foto, masyarakat diajak menyaksikan sisi-sisi peristiwa yang selama ini jarang terjangkau publik.
Museum Tsunami Jadi Lokasi Pameran
Pameran akan berlangsung di Museum Tsunami Aceh pada 3–8 Agustus 2026. Pemilihan lokasi ini dinilai simbolis karena Aceh memiliki pengalaman panjang menghadapi berbagai bencana, termasuk tsunami 2004 yang menghancurkan sebagian besar wilayah pesisir.
“Kami berharap Pemerintah Kota Banda Aceh dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pameran ini,” kata Anshar dalam audiensi di Balai Kota Banda Aceh.
Dukungan Penuh dari Pemkot dan DPRK
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyatakan Pemerintah Kota Banda Aceh siap mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum kebencanaan dapat dimanfaatkan melalui pameran foto sebagai media edukasi sekaligus pengingat bagi masyarakat.
“Tentu kami siap mendukung. Momentum kebencanaan ini dapat dimanfaatkan melalui pameran foto sebagai media edukasi sekaligus pengingat,” ujar Illiza.
Dukungan serupa disampaikan Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah. Ia menilai pameran tersebut bukan sekadar menampilkan karya jurnalistik, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik mengenai kebencanaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami menyambut baik silaturahmi PFI Aceh beserta rencana penyelenggaraan Roadshow Pameran Foto Sumatera Bangkit di Banda Aceh. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan karya jurnalistik yang bernilai sejarah, tetapi juga menjadi media edukasi tentang kebencanaan dan kemanusiaan. Saya siap mendukung serta memfasilitasi komunikasi dengan berbagai pihak agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Irwansyah.
Buku Ensiklopedia Kebencanaan Juga Diluncurkan
Rangkaian kegiatan tidak berhenti di pameran foto. PFI Aceh juga akan melanjutkan agenda dengan peluncuran buku ensiklopedia kebencanaan di Yogyakarta. Buku ini diharapkan menjadi referensi visual dan naratif tentang peristiwa bencana yang pernah terjadi di Indonesia.
Roadshow “Sumatera Bangkit” dirancang sebagai ruang refleksi bersama tentang pentingnya membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui karya jurnalistik visual, kisah-kisah ketangguhan masyarakat diabadikan dan diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.