ACEH SELATAN — Data terbaru dari Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) KLHK menunjukkan kualitas udara di Kabupaten Aceh Selatan menjadi yang paling jernih di Indonesia. Dengan skor 5 pada pagi hari, wilayah ini unggul tipis dari Kabupaten Nabire, Papua Tengah, yang menempati posisi kedua dengan skor 8.
Peringkat ketiga ditempati Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dengan skor 9. Sementara itu, Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah menyusul di urutan keempat dengan indeks 11. Semua daerah dalam daftar ini berada pada rentang skor 0–50 yang menandakan kualitas udara baik.
Berdasarkan pemantauan KLHK pada Kamis (16/7/2026) pukul 07.00 WIB, berikut urutan lengkap daerah dengan kualitas udara paling bersih:
Skor 5 yang diraih Aceh Selatan merupakan angka terendah di antara seluruh wilayah yang dipantau. Dalam sistem ISPU KLHK yang diatur melalui Permen LHK No. 14 Tahun 2020, skor 0–50 diklasifikasikan sebagai kategori 'baik'. Artinya, tingkat polutan seperti partikel debu (PM2.5 dan PM10), karbon monoksida, serta ozon permukaan berada pada level yang tidak membahayakan kesehatan.
Kondisi ini kontras dengan sejumlah kota besar di Indonesia yang kerap mencatatkan skor di atas 100 atau masuk kategori 'tidak sehat'. Bagi warga Aceh Selatan, pagi hari menjadi momen paling ideal untuk beraktivitas di luar ruangan tanpa risiko gangguan pernapasan akibat polusi.