BANDA ACEH — Pergerakan harga daging sapi kualitas 2 di pasar tradisional Aceh masih datar. Berdasarkan pantauan dashboard Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia pukul 11:44 WIB, harga komoditas ini bertahan di Rp140 ribu per kg, tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya.
Meski stabil secara harian, dalam sepekan terakhir harga daging sapi kualitas 2 tercatat naik tipis Rp2.500 dari posisi Rp137,5 ribu. Lonjakan signifikan justru terjadi dalam tiga bulan terakhir, di mana harga melesat 13,13 persen dari Rp123,75 ribu per kg pada April 2026.
Jika daging sapi cenderung tenang, harga cabai rawit di pasar tradisional Aceh justru menunjukkan tren sebaliknya. PIHPS mencatat harga cabai rawit hijau dan cabai rawit merah sama-sama menyentuh Rp62,65 ribu per kg, atau naik 49,7 persen dibandingkan sebulan lalu.
Bawang putih ukuran sedang juga mengalami kenaikan 20,23 persen menjadi Rp41,6 ribu per kg. Sementara itu, harga beras kualitas medium II naik 2,35 persen ke Rp15,25 ribu per kg, dan beras kualitas super II naik 2,58 persen ke Rp15,9 ribu per kg.
Di sisi lain, sejumlah bahan pokok mencatatkan penurunan harga. Cabai merah keriting turun 7,48 persen menjadi Rp37,1 ribu per kg, sementara telur ayam ras segar turun 7,53 persen ke Rp27 ribu per kg. Bawang merah ukuran sedang menjadi yang paling dalam penurunannya, yakni 18,59 persen ke Rp35,9 ribu per kg.
Daging ayam ras segar juga ikut turun 4,31 persen menjadi Rp33,3 ribu per kg. Minyak goreng curah tercatat turun tipis 0,73 persen ke Rp20,35 ribu per kg.
Secara historis, harga daging sapi kualitas 2 di Aceh pernah menyentuh rekor kenaikan tertinggi 85,04 persen pada November 2023. Sebaliknya, penurunan terdalam juga terjadi di bulan yang sama, yakni minus 45,96 persen. Dalam satu tahun terakhir (Juli 2025-Juli 2026), harga komoditas ini relatif bergerak datar.
Data PIHPS yang diperbarui per Rabu (15/7/2026) menunjukkan bahwa dari 30 komoditas sembako yang dipantau di Aceh, sebanyak sembilan komoditas mengalami penurunan harga harian, sementara 17 lainnya mencatatkan kenaikan. Fluktuasi harga ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas daya beli masyarakat.