ACEH — Kenaikan harga produk Apple bukan lagi sekadar isu di segmen Mac dan iPad. Dalam beberapa pekan terakhir, perusahaan asal Cupertino itu memperluas kenaikan harga ke berbagai lini, mulai dari perangkat keras hingga layanan berlangganan.
Pengguna di Indonesia yang mengincar perangkat Apple terbaru perlu bersiap: harga-harga ini kemungkinan besar akan merambat ke pasar lokal, mengingat tren global yang sudah terlihat.
Gelombang pertama terjadi pada 25 Juni 2025. Apple menaikkan harga sejumlah produk unggulan secara signifikan:
Produk lain yang terkena dampak meliputi MacBook Pro, iPad Air, iPad Pro, iPad mini, Mac mini, iMac, Mac Studio, Apple TV 4K, HomePod, HomePod mini, hingga Apple Vision Pro. Apple menyebut kenaikan ini dipicu oleh lonjakan biaya komponen memori dan penyimpanan.
CEO Apple Tim Cook secara spesifik menyoroti konsumsi bandwidth memory yang tinggi oleh pusat data AI sebagai penyebab utama kelangkaan pasokan dan kenaikan harga komponen. Dampaknya bahkan terasa di produk refurbished: MacBook Neo 256GB refurbished kini dibanderol $599, sama dengan harga baru sebelum kenaikan.
Di Jepang, harga iPhone naik antara 8% hingga 11%, atau setara ¥8.000 hingga ¥20.000 tergantung model. Apple tidak memberikan penjelasan resmi, tetapi pelemahan yen terhadap dolar AS menjadi faktor yang paling mungkin.
Sementara itu, harga iPhone di Amerika Serikat belum berubah. Namun, analis memperkirakan lini iPhone anyar yang akan dirilis musim gugur 2025 ini akan datang dengan banderol yang lebih tinggi.
Kenaikan tidak berhenti di perangkat keras. Biaya AppleCare+ untuk setiap Mac dan iPad terkini naik 50 sen per bulan atau $5 per tahun. Pelanggan lama yang sudah terdaftar tidak terdampak, dan paket bundel AppleCare One tetap di $19,99 per bulan — menjadikannya pilihan yang relatif lebih hemat.
Pada akhir pekan lalu, Apple juga menaikkan harga Apple Music. Langganan individu kini menjadi $11,99 per bulan (naik $1), sementara paket keluarga naik menjadi $19,99. Apple secara terbuka menyebut kenaikan biaya lisensi sebagai penyebabnya. Paket Apple One Family dan Premier masing-masing naik $2, sementara paket Individual tetap.
Belum ada pengumuman resmi mengenai penyesuaian harga di Indonesia. Namun, pola sebelumnya menunjukkan bahwa kenaikan harga global biasanya diikuti oleh penyesuaian di pasar Asia, termasuk Indonesia. Pengguna yang berencana membeli MacBook, iPad, atau berlangganan Apple Music sebaiknya memantau harga resmi di iBox, Digimap, dan distributor resmi lainnya.
Kombinasi kenaikan harga di perangkat keras, layanan proteksi, dan langganan musik membuat ekosistem Apple semakin mahal untuk dimasuki. Pertanyaan selanjutnya: produk atau layanan Apple apa lagi yang akan naik harga berikutnya?