ACEH — Pembaruan untuk 2027 hadir dengan penyegaran visual yang lebih halus. Ubahan paling kentara ada di bumper belakang yang didesain ulang, sementara opsi warna hitam baru bernama Inked kini tersedia. Untuk trim tertinggi Platinum, Toyota menambahkan kaliper rem merah dan lis jendela hitam. Pilihan cat two-tone juga dibuat lebih kalem — tutup bagasi kini mengikuti warna bodi, tidak lagi hitam mengikuti atap.
Di dalam kabin, Crown menawarkan kualitas material yang berada satu tingkat di atas Toyota kebanyakan. Jok depan delapan arah dengan pemanas, climate control dua zona, dan ambient lighting sudah standar. Trim Limited dan Platinum menaikkan kemewahan dengan sunroof panoramik, kulit, dan ventilasi jok depan.
Ruang kaki baris kedua cukup lega untuk mobil seukurannya. Posisi duduk yang lebih tinggi dari sedan tradisional memberi visibilitas ala compact SUV, sebuah keunggulan yang jarang ditemukan di kelas sedan mewah ukuran menengah.
Semua varian Crown hadir sebagai hybrid dengan penggerak semua roda. Varian XLE, Limited, dan Nightshade menggunakan kombinasi mesin 2.5-liter empat silinder dengan tiga motor listrik yang menghasilkan 236 hp. Sistem ini dipadukan dengan CVT dan menjadi pilihan paling efisien.
Untuk performa, varian Platinum memakai sistem Hybrid Max: mesin turbo 2.4-liter empat silinder dengan dua motor listrik, total tenaga 340 hp, dan transmisi otomatis enam percepatan. Di tes lintasan, Platinum melesat dari 0-60 mph dalam 5,1 detik, sementara varian Limited butuh 7,2 detik. Toyota juga menambahkan paddle shift untuk trim XLE, Limited, dan Nightshade.
Efisiensi jadi daya jual utama Crown. EPA memperkirakan varian dengan mesin 2.5-liter mampu mencapai 42 mpg kota dan 41 mpg jalan tol. Pengujian nyata di rute tol 75 mph sejauh 200 mil membuktikan angka tersebut: Crown Limited mencatat 42 mpg. Varian Platinum dengan Hybrid Max diperkirakan lebih boros di angka 29 mpg kota dan 32 mpg tol, dan hasil pengujian menunjukkan 32 mpg.
Ubahan pada powertrain dasar untuk 2027 disebut Toyota tidak mengubah performa dibanding tahun lalu.
Masalah utama Crown adalah banderolnya yang nyaris menyentuh harga Lexus. Sistem audio JBL opsional juga dinilai tidak sesuai ekspektasi. Suspensi disetel untuk kenyamanan, bukan handling agresif — meski Platinum dengan peredam adaptif sedikit lebih menyenangkan dikendarai.
Bagi yang menyukai ide Crown tetapi menginginkan bentuk SUV tradisional, Toyota menyediakan Crown Signia dengan atap kotak khas SUV. Pilihan interior Saddle Tan kini tersedia untuk trim Limited dan Platinum.