BANDA ACEH — Lonjakan permintaan semen di Aceh dalam beberapa pekan terakhir membuat stok di sejumlah titik menipis. Harga pun bergerak naik. Menyikapi itu, manajemen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil langkah percepatan distribusi dari hulu ke hilir.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra menyatakan pihaknya sengaja turun ke lapangan untuk memastikan tidak ada hambatan yang berlarut. Ia meninjau langsung operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga, mengevaluasi fasilitas produksi dan distribusi, serta menggelar pertemuan dengan jajaran manajemen dan distributor utama.
Optimalisasi Pabrik Hingga Penambahan Pasokan dari Malahayati
Untuk mengejar ketertinggalan pasokan, SIG mengaktifkan sejumlah lini. Produksi dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe dioptimalkan. Selain itu, perusahaan menambah pasokan melalui Packing Plant Malahayati.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar,” kata Indrieffouny dalam keterangan tertulis, Selasa (4/8).
Pemantauan Stok Harian dan Imbauan ke Distributor
SIG tidak hanya mengandalkan penambahan produksi. Perusahaan menerapkan pemantauan harian terhadap kondisi stok, distribusi, dan permintaan. Data itu menjadi dasar pengambilan keputusan operasional secara cepat di lapangan.
Menurut Indrieffouny, tingginya permintaan dan tantangan distribusi di Aceh menuntut koordinasi yang lebih intensif antara perusahaan, pemerintah daerah, distributor, dan penyedia jasa logistik.
“Seluruh sumber daya SIG kami arahkan untuk mempercepat pemulihan distribusi sehingga kondisi pasar dapat kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin,” ujarnya.
Perusahaan juga mengimbau seluruh mitra penyalur menjalankan praktik distribusi yang sehat dan bertanggung jawab. Tujuannya agar pasokan yang masuk bisa diterima masyarakat secara merata, tidak ditimbun, dan tidak memicu spekulasi harga di tingkat pengecer.
Kebutuhan Meningkat Pascabencana dan Pembangunan Infrastruktur
Percepatan distribusi ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan semen di Aceh. Material bangunan itu dibutuhkan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, serta berbagai proyek konstruksi lainnya.
SIG berharap sinergi dengan pemerintah daerah dan distributor mampu menjaga stabilitas pasokan. Dengan begitu, aktivitas pembangunan dan perekonomian masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan berarti.