Pencarian

Pertamina Patra Niaga Isi 92.901 Liter Avtur ke Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta, Bukti Kesiapan Layani Pesawat Raksasa

Rabu, 12 Agustus 2026 • 10:25:01 WIB
Pertamina Patra Niaga Isi 92.901 Liter Avtur ke Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta, Bukti Kesiapan Layani Pesawat Raksasa
Petugas Pertamina Patra Niaga melakukan pengisian avtur ke pesawat Airbus A380 Emirates di Bandara Soekarno-Hatta.

ACEH — Melayani pesawat sekelas A380 bukan perkara mudah. Dibutuhkan peralatan khusus, stok bahan bakar yang mencukupi, hingga personel yang benar-benar terlatih. Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Soekarno-Hatta mengaku semua aspek itu sudah disiapkan matang sebelum pesawat bermesin empat itu mendarat.

"Melayani Airbus A380 bukan hanya mengenai ketersediaan avtur, tetapi juga kesiapan sistem pengisian secara menyeluruh. Semua aspek harus dipastikan berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan," kata VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan resminya. Kecepatan Isi Bahan Bakar Jadi Kunci Utama

Proses pengisian bahan bakar ke A380 membutuhkan kecepatan dan presisi. Untuk itu, AFT Soekarno-Hatta mengerahkan hydrant dispenser dengan kemampuan alir (flow rate) antara 2.500 hingga 4.000 liter per menit. Kapasitas ini jauh lebih besar dibandingkan alat serupa yang biasa dipakai untuk pesawat narrow body yang hanya berkisar 1.000–1.500 liter per menit dengan satu selang.

"Karena kebutuhan bahan bakarnya besar, pesawat wide body membutuhkan equipment dengan kapasitas pengisian yang sesuai. Kesiapan sistem, fasilitas, dan personel menjadi kunci agar proses berlangsung optimal dan aman," jelas Kitty.

Dengan kecepatan alir maksimal, proses pengisian 92.901 liter avtur ke tangki A380 dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat, memastikan jadwal penerbangan Emirates tidak terganggu. Kualitas Avtur Tak Bisa Ditawar

Selain kecepatan, aspek kualitas menjadi prioritas yang tidak bisa dikompromikan. Pertamina Patra Niaga memastikan bahan bakar Jet A-1 yang disuntikkan ke A380 telah melalui serangkaian quality control dan prosedur ketat. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas serta traceability bahan bakar, dari mulai penyimpanan di terminal hingga masuk ke tangki pesawat.

"Safety dan kualitas fuel tidak dapat dikompromikan. Pengalaman melayani A380 ini menjadi bagian dari komitmen kami menjaga reliability dan operational excellence layanan aviasi di Soekarno-Hatta," tutup Kitty. Momentum Strategis bagi Bandara Soekarno-Hatta

Kedatangan A380 Emirates di Jakarta bukan sekadar peristiwa seremonial. Bagi Pertamina Patra Niaga, ini adalah pembuktian bahwa infrastruktur aviasi di bandara terbesar di Indonesia itu sudah setara dengan standar internasional. Keberhasilan ini juga menjadi nilai tambah bagi maskapai asing untuk terus membuka rute ke Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub penerbangan regional.

Dengan layanan yang terbukti mampu menangani pesawat terbesar di dunia, Pertamina Patra Niaga optimistis dapat menarik lebih banyak maskapai internasional yang mengoperasikan armada wide body untuk singgah di Jakarta. Ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi nasional melalui peningkatan konektivitas udara.

Follow pantauaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks