ACEH — Kompetisi Mobile Legends: Bang Bang Professional League (MPL) Indonesia Season 18 tengah berjalan, namun kalender reguler musim ini punya kelainan yang perlu diketahui penggemar. Ada jeda dua pekan yang disisipkan di tengah musim reguler, dan itu bukan karena libur nasional, melainkan untuk memberi ruang bagi para pro player yang dipanggil memperkuat tim nasional Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Keputusan ini dikonfirmasi langsung oleh Head of Esports Business Development and Marketing Moonton Games Indonesia, Martinus H. Manurung, di Jakarta, Jumat. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut adalah komitmen nyata publisher untuk mendukung atlet yang membawa nama Indonesia di ajang olahraga internasional.
"Itu memang cara kita mendukung juga. Karena Asian Games di Nagoya, Jepang, merupakan sebuah agenda global besar juga, yang memiliki sebuah pride khusus untuk Indonesia," kata Martinus.
MPL Indonesia Season 18 sudah bergulir sejak pekan ini dan akan berlangsung selama sembilan pekan sebelum memasuki babak playoff. Pola pertandingan masih sama seperti musim sebelumnya: delapan laga dalam tiga hari setiap akhir pekan.
Namun, ada perubahan penting di tengah jalan. Pekan keenam akan digelar pada 18-20 September, lalu kompetisi berhenti sejenak. Pekan ketujuh baru kembali digelar pada 2-4 Oktober. Artinya, ada jeda dua pekan penuh di antara dua pekan pertandingan tersebut.
Jeda itu tidak kosong — justru di situlah jadwal pertandingan nomor Mobile Legends di Asian Games 2026 berlangsung. Para pemain yang terpilih masuk skuad Garuda diharapkan bisa fokus penuh membela negara tanpa harus memikirkan kewajiban membela klub masing-masing.
Penyesuaian jadwal ini bukan kebijakan lokal. Martinus menegaskan bahwa perubahan serupa juga diterapkan di semua negara Asia yang memiliki liga domestik Mobile Legends.
"Ini tidak hanya memengaruhi MPL Indonesia, tapi MPL di semua negara yang ada di Asia, yang ada liga domestiknya, pasti akan terpengaruh dan itu menjadi sebuah komitmen kita," ujarnya.
Dengan begitu, semua liga di kawasan Asia berjalan seirama demi kepentingan agenda global. Langkah ini diambil agar para atlet bisa berkonsentrasi penuh pada persiapan timnas sebelum kembali bertarung di liga domestik masing-masing.
Manajer Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela, menyambut baik keputusan ini. Menurutnya, jeda yang diberikan MPL membantu tim pelatih mengatur agenda latihan dan kompetisi pemain dengan lebih rapi.
Koordinasi dengan manajemen klub juga terus dilakukan secara intensif. Tujuannya sederhana: memastikan pemain bisa menjalankan kewajiban mereka bersama klub tanpa mengorbankan kebutuhan persiapan timnas untuk Asian Games.
"Dan itu cara kita untuk bisa membantu supaya nantinya mereka kembali dan bertanding lagi di liga domestik," tambah Martinus.
Dengan skema ini, para penggemar bisa berharap melihat performa terbaik skuad Merah Putih di panggung internasional, tanpa mengorbankan kualitas kompetisi MPL ID S18 yang sedang berjalan. Pantau terus jadwal pekan keenam sebelum jeda, karena itu jadi penentu posisi tim-tim besar sebelum rehat panjang menuju playoff.