BYD Atto 1 Bekas Mulai Rp197 Juta di Agustus 2026, Tapi Selisihnya Tipis dengan Baru

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:57:31 WIB
BYD Atto 1 bekas di pasar Indonesia per Agustus 2026 dibanderol mulai Rp197 juta, hanya berselisih tipis dengan harga barunya.

ACEH — Pasar mobil listrik entry-level Indonesia mulai diramaikan unit BYD Atto 1 bekas. Berdasarkan pantauan pasar per Agustus 2026, banderolnya berada di rentang Rp197 juta hingga Rp225 jutaan, tergantung varian, tahun produksi, dan kondisi kendaraan.

Yang menarik, harga bekas ini tidak jauh dari harga barunya. BYD Atto 1 Dynamic Standard Range baru dibanderol mulai Rp199 juta, sementara unit bekasnya dilepas Rp197 juta-Rp202 juta. Artinya, selisihnya hanya sekitar Rp2 juta untuk varian termurah.

Varian Dynamic vs Premium: Beda Baterai, Beda Tenaga

BYD Atto 1 hadir dalam dua pilihan. Varian Dynamic memakai baterai 30,08 kWh dengan jarak tempuh klaim 300 km (NEDC), tenaga 55 kW, dan torsi 135 Nm. Ini cukup untuk mobilitas harian di perkotaan.

Varian Premium menawarkan baterai lebih besar, 38,88 kWh, dengan jarak tempuh 380 km NEDC. Tenaganya naik ke 75 kW, sementara torsinya tetap 135 Nm. Di pasar bekas, Premium Long Range dijual Rp215 juta-Rp225 juta.

Dimensi kedua varian identik: panjang 3.925 mm, lebar 1.590 mm, tinggi 1.720 mm, dan wheelbase 2.500 mm.

Bandingkan dengan Kompetitor di Kelas Rp200 Jutaan

BYD Atto 1 bersaing langsung dengan Wuling Air EV, Seres E1, Changan Lumin, dan Geely EX2. Posisinya cukup menarik karena menawarkan baterai hingga 38,88 kWh dan jarak tempuh 380 km NEDC di varian Premium.

Geely EX2 menjadi pesaing terdekat. EX2 punya motor listrik 85 kW dan baterai 39,4 kWh, sedikit di atas Atto 1 Premium dari sisi tenaga dan kapasitas baterai. Namun, jarak tempuh Atto 1 Premium yang diklaim 380 km NEDC tetap menjadi nilai jual utama.

Wuling Air EV lebih cocok untuk penggunaan dalam kota karena bodinya ringkas. Atto 1 menang dari sisi ruang kabin dan jarak tempuh, dengan selisih sekitar 80 km dibanding Air EV Long Range yang diklaim 300 km.

Seres E1 memang lebih murah, mulai Rp189 juta, tapi baterai dan jarak tempuhnya di bawah Atto 1. Sementara Changan Lumin yang dibanderol sekitar Rp205 juta hanya punya motor 35 kW dan baterai 28,08 kWh, kalah dari Atto 1 Dynamic yang sudah menghasilkan 55 kW.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Bekas

Membeli mobil listrik bekas tidak bisa hanya melihat kondisi bodi dan interior. Baterai dan sistem kelistrikan harus jadi prioritas pemeriksaan. Pastikan kapasitas baterai masih baik dan tidak ada indikasi penurunan daya jelajah yang tidak wajar.

Riwayat servis juga penting. Minta catatan perawatan dan pastikan servis dilakukan sesuai jadwal. Ini membantu mendeteksi apakah pernah ada perbaikan besar atau indikasi masalah tersembunyi.

Inspeksi menyeluruh perlu dilakukan untuk memastikan mobil tidak pernah mengalami kecelakaan atau terendam banjir. Kondisi kaki-kaki, sistem kelistrikan, hingga motor listrik harus dicek sebelum transaksi.

Dengan selisih harga yang tipis antara unit bekas dan baru, calon pembeli sebaiknya mempertimbangkan garansi dan insentif yang mungkin didapat saat membeli unit baru. Jika selisihnya hanya Rp2 juta, garansi pabrik yang masih panjang bisa jadi alasan kuat memilih unit baru.

Reporter: Fajar
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top