TAKENGON — Angka korban kebakaran di Kecamatan Jagong Jeget terus bertambah. Data terbaru yang dirilis Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mencatat 104 kepala keluarga (KK) kini terdaftar sebagai korban, melonjak dari pendataan awal yang hanya 60 KK. Menyikapi hal itu, Badan Baitul Mal Aceh (BMA) memastikan seluruh korban akan menerima haknya, termasuk 8 KK tambahan yang datanya baru masuk setelah proses verifikasi awal.
Ketua Badan Baitul Mal Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus, memimpin langsung penyaluran bantuan di lokasi kebakaran. Ia didampingi Anggota Badan BMA Tgk. H. Mudawali Ibrahim, Kepala Sekretariat BMA, serta tim Satgas Bencana Baitul Mal Aceh.
Bantuan Tunai Rp3 Juta Per KK Dipastikan Utuh Tanpa Potongan
Dari total anggaran Rp359.950.000, alokasi terbesar berasal dari dana zakat masyarakat Aceh senilai Rp216.000.000. Dana ini disalurkan khusus untuk 72 korban kebakaran yang telah melewati verifikasi awal, dengan masing-masing KK menerima uang tunai Rp3.000.000.
"Tidak ada pemotongan, tidak ada istilah ongkos urus atau sejenisnya. Tidak ada yang memotong, ini murni uang rakyat yang disalurkan kembali untuk rakyat," tegas Tgk. H. Muhammad Yunus di hadapan para korban.
Sementara itu, penambahan data korban dari KK ke-97 hingga ke-104 kini memasuki tahap pemrosesan lanjutan. BMA memastikan skema bantuan untuk data awal 96 KK telah diproses dan tengah berjalan.
96 Kasur Hingga 100 Paket Sekolah Disalurkan untuk Anak Korban Kebakaran
Selain uang tunai, Satgas Bencana BMA menyalurkan donasi logistik dan kebutuhan pokok senilai Rp143.950.000. Bantuan yang dibagikan meliputi 96 unit kasur, 20 sak beras, 20 kotak mi instan, 20 kilogram minyak goreng, dan 2 karung gula pasir. Dua unit sound system juga diserahkan untuk mendukung aktivitas warga di lokasi pengungsian.
"Alhamdulillah, kami menyerahkan 96 unit kasur, beras 20 sak, mi instan, minyak goreng, gula pasir, dan sembako lainnya. Kami juga menyalurkan tas dan alat tulis untuk anak-anak sekolah," ujar Tgk. H. Muhammad Yunus di lokasi penyerahan.
Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak korban kebakaran. Sebanyak 100 paket peralatan sekolah berupa tas, buku, dan alat tulis dibagikan agar proses belajar mengajar tidak terganggu pascabencana.
Pemkab Aceh Tengah Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Aceh
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Aceh dan Baitul Mal Aceh atas kepedulian yang diberikan. Ia menjelaskan proses pendataan korban dilakukan secara bertahap dan teliti, dari 60 KK, 72 KK, 79 KK, 96 KK, hingga angka tervalidasi saat ini mencapai 104 KK.
Penyaluran bantuan ini turut dikawal oleh berbagai unsur. Mulai dari Baitul Mal Kabupaten (BMK) Aceh Tengah, Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Aceh Tengah, jajaran TNI-Polri dari Danramil dan Kapolsek, hingga masyarakat setempat. Pihak BMA memastikan seluruh aspirasi dan kebutuhan korban di lapangan akan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan daerah Aceh.