ACEH — Kemenangan 3-1 pada leg pertama di Singapura, Sabtu (15/8), memang menempatkan Thailand di atas angin. Namun, skuad asuhan pelatih anyar itu menolak untuk terbawa euforia. Mereka sadar, dalam sistem dua leg, keunggulan dua gol belum menjadi jaminan aman untuk melaju ke partai puncak.
Staf pelatih Thailand menilai Singapura tetap berbahaya karena memiliki kualitas untuk mencetak gol di kandang lawan. Satu gol tandang yang sudah mereka cetak di leg pertama menjadi modal berharga. Jika Singapura mampu menang dengan skor 2-0 di Rajamangala, maka agregat akan berubah menjadi 3-3 dan Thailand yang akan tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang.
“Kami tidak bisa hanya duduk dan menunggu. Mereka tim yang terorganisir dan punya pemain depan yang cepat. Kami harus bermain dengan intensitas yang sama seperti di leg pertama,” ujar salah satu asisten pelatih Thailand dalam sesi jumpa pers jelang laga.
Selain faktor gol tandang, tekanan psikologis dari publik Rajamangala yang diprediksi akan memadati stadion justru bisa menjadi bumerang bagi Thailand. Harapan tinggi suporter kerap membuat pemain tuan rumah bermain tegang. Singapura diprediksi akan tampil lebih santai tanpa beban, sementara Thailand diwajibkan menang untuk mengamankan tiket final.
Catatan pertemuan terakhir juga memberikan sedikit sinyal bahaya. Dalam lima pertemuan terakhir di ajang Piala AFF, Singapura selalu mampu mencetak gol ke gawang Thailand. Artinya, peluang untuk menjaga clean sheet di leg kedua tidaklah mudah bagi lini belakang tuan rumah.
Thailand dipastikan akan menurunkan skuad terbaiknya tanpa ada masalah cedera yang berarti. Fokus utama latihan dalam beberapa hari terakhir adalah mengantisipasi serangan balik cepat Singapura yang menjadi senjata utama mereka di leg pertama. Para full-back Thailand diminta untuk tidak terlalu naik meninggalkan posisi agar tidak mudah dieksploitasi.
Di sisi lain, lini tengah Thailand yang digalang oleh pemain-pemain berpengalaman akan mencoba mengontrol tempo permainan sejak menit awal. Mereka ingin mematikan harapan Singapura sejak dini dengan mencetak gol cepat, sehingga agregat menjadi semakin sulit dikejar.
Leg kedua semifinal ini akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke final dan bertemu dengan pemenang antara Vietnam melawan Malaysia. Thailand yang pernah meraih gelar juara sebanyak tujuh kali tentu mengincar penampilan impresif di kandang sendiri. Namun, mereka sadar bahwa sepak bola tidak pernah mengenal kata aman sampai peluit panjang berbunyi.
Laga Thailand vs Singapura ini dipastikan berjalan ketat dan menarik, dengan kedua tim sama-sama mengincar satu tempat di laga puncak Piala AFF 2026.