ACEH — Samsung Galaxy Watch Ultra2 resmi hadir dengan fitur Vitals yang memantau lima indikator pemulihan tubuh saat tidur, mulai dari detak jantung hingga kadar oksigen darah. Jam pintar ini mengandalkan Samsung BioActive Sensor dan antarmuka One UI 9 Watch untuk mengubah data biologis rumit menjadi skor kesehatan yang mudah dibaca. Perangkat ini menyasar pengguna yang ingin memahami kualitas istirahatnya secara lebih objektif, bukan sekadar menebak dari rasa segar saat bangun.
Pendekatan ini berbeda dari jam pintar kebanyakan yang hanya menghitung langkah harian atau durasi olahraga. Samsung ingin pengguna melihat sisi pemulihan yang selama ini luput dari perhatian.
Fitur Vitals pada Galaxy Watch Ultra2 memanfaatkan Samsung BioActive Sensor untuk melacak lima parameter utama selama tidur. Data ini kemudian dibandingkan dengan baseline personal pengguna, bukan angka umum.
Untuk membentuk baseline yang akurat, fitur Vitals butuh data tidur minimal tujuh malam berturut-turut. Dengan begitu, pengguna melihat perubahan indikator tubuh dalam konteks pola istirahatnya sendiri, bukan sekadar angka acak.
Samsung Health dan One UI 9 Watch merangkum data biometrik tadi menjadi tiga indikator skor yang lebih intuitif. Tujuannya agar pengguna tidak perlu menafsirkan grafik rumit setiap pagi.
Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa data tidur memberi konteks penting soal pemulihan tubuh. "Melalui Vitals dan Heart Health Score di One UI 9 Watch, Galaxy Watch Ultra2 membantu mengubah data tersebut menjadi insight yang lebih mudah dipahami, sehingga pengguna dapat menentukan kapan perlu beristirahat dan kapan siap beraktivitas," ujarnya.
Agar pemantauan tidur berjalan mulus, Galaxy Watch Ultra2 dirancang ergonomis dengan ketebalan 10,7 mm. Bobot tipis ini penting karena jam dipakai sepanjang malam tanpa mengganggu kenyamanan tidur.
Baterai 800 mAh menjadi andalan untuk menjaga pemantauan tetap uninterrupted. Kapasitas ini memungkinkan perangkat merekam data Vitals secara terus-menerus tanpa perlu sering dicas di tengah malam.
Dokter sekaligus penulis, dr. Gia Pratama, menyoroti bahwa tubuh tetap bekerja saat seseorang terlelap. Proses regenerasi sel, pemulihan organ, hingga penyeimbangan metabolisme berlangsung di luar kesadaran.
"Banyak dari proses tersebut berlangsung tanpa kita sadari, sehingga kita sering kali hanya menilai kualitas tidur dari bagaimana perasaan saat bangun pagi," kata dr. Gia Pratama.
Ia lantas memperkenalkan metode persiapan tidur 4-3-2-1 yang bisa dikombinasikan dengan pemantauan Galaxy Watch Ultra2. Metode ini membantu pengguna menyiapkan tubuh sebelum tidur agar pemulihan berjalan lebih optimal.
Aktor sekaligus #TeamGalaxy, Maxime Bouttier, membagikan pengalamannya memakai fitur ini. Ia mencatatkan Heart Health Score 79, Sleep Score 67 dengan deep sleep sekitar satu jam, dan Energy Score 74.
"Dari Vitals dan skor harian di Samsung Health, saya bisa melihat pola tidur saya sendiri, bukan sekadar menebak dari perasaan saat bangun pagi," tutur Maxime. Dari situ ia menemukan bagian yang paling perlu diperbaiki, yaitu konsistensi tidur.
Galaxy Watch Ultra2 cocok untuk pengguna yang ingin memahami kualitas pemulihan tubuh secara terukur, terutama mereka yang rutin berolahraga atau punya jadwal padat. Fitur Vitals dan tiga skor kesehatan di Samsung Health menjadikannya alat bantu evaluasi tidur yang lebih objektif dibanding sekadar mengandalkan perasaan saat bangun.