Pencarian

Harga Beras di Aceh Singkil Naik Rp 2.000 per Zak

Selasa, 05 Mei 2026 • 12:47:01 WIB
Harga Beras di Aceh Singkil Naik Rp 2.000 per Zak
Pedagang eceran di Aceh Singkil menaikkan harga beras Rp 2.000 per zak mulai 3 Mei 2026.

ACEH SINGKIL — Pedagang eceran di wilayah Kabupaten Aceh Singkil mulai menaikkan harga jual beras sebesar Rp 2.000 per zak pada Minggu (3/5/2026). Langkah ini diambil untuk menyesuaikan harga tebus dari pemasok yang terus merangkak naik dalam beberapa waktu terakhir.

Beras kemasan premium ukuran 15 kilogram yang sebelumnya dijual Rp 243.000 kini naik menjadi Rp 245.000 per zak. Kondisi serupa terjadi pada beras kemasan biasa dengan ukuran yang sama, harganya bergeser dari Rp 233.000 menjadi Rp 235.000 per zak.

Rincian Kenaikan Harga Beras Premium dan Medium

Win, salah satu penjual beras di Aceh Singkil, membenarkan adanya pergeseran harga tersebut di tingkat retail. Menurutnya, penyesuaian harga tidak dapat dihindari karena mengikuti tren harga dari distributor utama.

"Beras sekitar naik Rp 2 ribu," ujarnya saat ditemui di lokasi dagangannya, Minggu (3/5/2026).

Meski ada kenaikan, para pedagang berupaya menjaga ketersediaan stok agar tidak terjadi kelangkaan di pasar. Penjual masih terus memantau perkembangan harga harian dan akan melakukan penyesuaian kembali jika terjadi perubahan signifikan dari sisi pemasok.

Imbas Kenaikan BBM Non-Subsidi Terhadap Logistik

Kenaikan harga kebutuhan pokok di Aceh Singkil ini dipicu oleh meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Kondisi tersebut berdampak langsung pada membengkaknya biaya pengangkutan dan rantai distribusi komoditas dari luar daerah menuju Aceh Singkil.

Faktor transportasi menjadi komponen utama yang menekan harga jual di tingkat pedagang eceran. Mengingat sebagian besar pasokan beras didatangkan dari luar kabupaten, fluktuasi biaya angkut sangat menentukan harga akhir yang diterima konsumen di pasar-pasar lokal.

Beras SPHP Bulog Jadi Solusi Stabilisasi Harga

Di tengah kenaikan harga beras umum, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Perum BULOG menjadi tumpuan masyarakat. Beras kualitas medium ini tetap dijual dengan harga stabil di angka Rp 65.000 untuk kemasan 5 kilogram.

Harga beras SPHP terpantau jauh lebih terjangkau dibandingkan beras umum di pasar. Terdapat selisih harga sekitar Rp 3.600 per kilogram, sehingga kehadiran stok SPHP di pengecer sangat membantu warga menjaga daya beli untuk pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Pemerintah melalui Perum BULOG memastikan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga melalui penyaluran rutin beras SPHP. Langkah ini diharapkan mampu meredam gejolak harga di pasar tradisional dan memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan berkualitas dengan harga murah.

Bagikan

Berita Terkini

Indeks