Pencarian

Nilai Reformasi Birokrasi Kota Langsa Naik ke 71,15, Wali Kota Sebut Ini Motivasi Bukan Tujuan Akhir

Selasa, 19 Mei 2026 • 15:11:13 WIB
Nilai Reformasi Birokrasi Kota Langsa Naik ke 71,15, Wali Kota Sebut Ini Motivasi Bukan Tujuan Akhir
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra menyampaikan peningkatan nilai reformasi birokrasi menjadi 71,15 sebagai motivasi perbaikan.

KOTA LANGSA — Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, menegaskan bahwa predikat “BB” dalam Reformasi Birokrasi bukanlah garis finis. Ia menyebut capaian ini justru menjadi pendorong untuk terus membenahi tata kelola pemerintahan di kota berjuluk “Kota Juara” tersebut.

“Kedepan, kita akan terus memperkuat budaya kerja BerAKHLAK, transformasi digital pemerintahan, serta inovasi pelayanan publik agar manfaat reformasi birokrasi benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Jeffry dalam pernyataan yang diterima redaksi, Senin lalu.

Kenaikan Nilai dari 68,62 ke 71,15 dalam Setahun

Hasil evaluasi tertuang dalam surat KemenPAN-RB Nomor B/23/RB.04/2026 tertanggal 10 April 2026. Dokumen tersebut ditandatangani oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Erwan Agus Purwanto.

Kenaikan nilai sebesar 2,53 poin dalam satu tahun ini dinilai sebagai bukti kerja sistematis jajaran Pemko Langsa. Tahun sebelumnya Kota Langsa masih bertengger di predikat “B” dengan nilai 68,62.

Bagian Organisasi Setda Jadi Kunci Pendampingan

Wali Kota secara khusus mengapresiasi Bagian Organisasi Setda Kota Langsa yang dinilai bekerja optimal dalam mendampingi seluruh tahapan evaluasi. “Mereka memastikan setiap proses berjalan dengan baik hingga kita berhasil meraih predikat BB,” kata Jeffry.

Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kerja keras Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Langsa dan seluruh jajaran. Jeffry menyebut sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi faktor utama percepatan perbaikan birokrasi di daerahnya.

Reformasi Birokrasi Harus Berdampak ke Warga

Jeffry menekankan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar urusan dokumen dan angka evaluasi. Menurutnya, program ini harus mampu menghadirkan pemerintahan yang sigap, transparan, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Langsa.

“Reformasi birokrasi harus mampu menghadirkan pemerintahan yang sigap, transparan, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Kota Langsa berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar semangat perubahan ini berkelanjutan. Target ke depan adalah mewujudkan “Kota Langsa Juara” yang maju, modern, dan melayani.

Bagikan
Sumber: hariandaerah.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks