ACEH — Peristiwa tragis itu terjadi di Ruko Indrapura ACC, Lingkungan III, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara. Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengungkapkan kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB saat rekan kerja korban datang untuk membuka toko.
"Namun saat tiba di lokasi, kondisi ruko masih tertutup rapat dan tidak ada respons dari dalam," kata Rahmat, Minggu (24/5).
Kronologi Penemuan: Pintu Terkunci, Telepon Tak Dijawab
Menurut Rahmat, rekan kerja korban sempat mencoba menghubungi para penghuni ruko melalui telepon, namun panggilan tidak dijawab. Karena curiga tidak ada aktivitas sama sekali di dalam bangunan, pengawas toko kemudian meminta bantuan warga untuk membuka paksa pintu ruko.
"Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan berada di dalam kamar dalam kondisi mengenaskan. Dua korban ditemukan sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya dalam kondisi pingsan," ujarnya.
Identitas Korban dan Kondisi Terkini
Dua korban meninggal diketahui berinisial RR (24), warga Kota Tebing Tinggi, dan AA (22), warga Kabupaten Serdang Bedagai. Sementara dua korban selamat, yakni M (22) dan DCA (17), langsung dilarikan ke RSUD Bidadari untuk mendapatkan penanganan medis.
"Keempat korban telah dievakuasi ke RSUD Bidadari. Saat ini petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Namun dugaan sementara mengarah pada keracunan asap genset yang digunakan selama listrik padam," jelas Rahmat.
Blackout Sumut: Gangguan Transmisi dari Jambi
Padam listrik massal melanda seluruh Sumut sejak Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB. Gangguan tersebut berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, perkantoran, hingga layanan transportasi umum di sejumlah daerah.
Blackout terjadi akibat gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo - Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang dipicu cuaca buruk. Gangguan itu kemudian memengaruhi sistem interkoneksi kelistrikan di Pulau Sumatra, termasuk wilayah Sumatera Utara.
Fakta Singkat:
- Dua korban tewas: RR (24) dan AA (22).
- Dua korban selamat: M (22) dan DCA (17), dirawat di RSUD Bidadari.
- Listrik padam massal terjadi sejak Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB akibat gangguan transmisi dari Jambi.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat menggunakan genset di ruang tertutup guna menghindari risiko keracunan karbon monoksida.