ACEH — Turnamen sepak bola terbesar sejagad, Piala Dunia 2026, resmi bergulir di Amerika Utara. Dari 1.248 pemain yang tercatat, satu nama menjadi yang termuda di antara semuanya: Gilberto Mora.
Pemain kelahiran 2008 itu genap berusia 17 tahun, 7 bulan, dan 28 hari saat melangkah ke lapangan. Ia masuk sebagai pemain pengganti di hadapan 85.000 penonton yang memadati stadion, menggantikan rekan setimnya di lini tengah.
Debut di Depan 85.000 Suporter
Mora mendapatkan sambutan meriah dari publik tuan rumah saat namanya disebut. Ia tampil sekitar 20 menit di babak kedua, membantu Meksiko mengamankan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan dalam laga pembuka Grup A.
Penampilan perdananya di pentas senior langsung menempatkannya dalam jajaran elit. Mora kini menjadi pemain termuda keenam yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia, melampaui banyak legenda.
Enam Besar Pemain Termuda Sejarah Piala Dunia
Daftar pemain termuda sepanjang masa masih dipimpin Norman Whiteside (Irlandia Utara/Manchester United). Di posisi kedua ada Samuel Eto'o (Kamerun), sementara legenda Brasil Pele berada di urutan kelima. Mora masuk di urutan keenam.
Pele sendiri masih menjadi cerita klasik Piala Dunia. Ia membawa Brasil juara pada 1958 di usia 17 tahun. Kylian Mbappe juga meledak di Rusia 2018 saat berusia 19 tahun, sementara Michael Owen mencetak gol ikonik untuk Inggris di Prancis 1998.
Rekor Pecah di Liga MX dan Timnas
Mora bukan nama baru di sepak bola Meksiko. Ia sudah memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang tampil dan mencetak gol di Liga MX bersama Tijuana. Catatan itu berlanjut ke level tim nasional: ia menjadi debutan termuda El Tri sepanjang sejarah.
Di Piala Dunia U-20 2025, Mora menjadi bintang. Ia mencetak assist di laga pembuka melawan Brasil, dua gol ke gawang Spanyol, gol tunggal kemenangan atas juara Maroko, dan assist lain di fase gugur kontra Chile.
Lamine Yamal Jadi Pesaing Terdekat
Sebelum Mora, nama Lamine Yamal (Spanyol/Barcelona) banyak disebut sebagai pemain termuda. Winger berusia 18 tahun itu tetap menjadi salah satu yang termuda di turnamen, namun Mora mengunggulinya dengan selisih usia beberapa bulan.
Meksiko akan menjalani laga kedua Grup A melawan Selandia Baru pada Rabu (17/6). Peluang Mora untuk kembali dimainkan terbuka lebar, terutama jika pelatih ingin memanfaatkan ketajamannya di turnamen usia muda.