Pencarian

Kementerian PKP Siapkan Rp2,2 Triliun untuk Percepat Pembangunan Huntap di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Jumat, 19 Juni 2026 • 11:57:01 WIB
Kementerian PKP Siapkan Rp2,2 Triliun untuk Percepat Pembangunan Huntap di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Kementerian PKP mengalokasikan Rp2,2 triliun untuk pembangunan huntap di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

JAKARTA — Pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatra memasuki babak baru. Kementerian PKP mengucurkan dana Rp2,2 triliun untuk mempercepat pembangunan huntap di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Teknologi RISHA dan Bata Interlock Jadi Andalan

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan seluruh persiapan sudah rampung, mulai dari kebijakan, program, hingga desain bangunan. Pemerintah memilih teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) dan bata interlock presisi sebagai metode utama pembangunan.

“Kesiapan kebijakan sudah siap, program dan anggaran juga sudah disiapkan dengan nilai sekitar Rp2,2 triliun. Desain hunian tetap beserta prasarana, sarana, dan utilitasnya juga sudah siap menggunakan teknologi RISHA dan bata interlock presisi,” ujar Maruarar dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).

RISHA akan digunakan untuk pembangunan huntap komunal di Aceh dan Sumatra Utara, sementara bata interlock presisi diterapkan di Sumatra Barat. Kedua teknologi ini dinilai sudah teruji dalam program rehabilitasi pascabencana sebelumnya.

Personel Disiapkan, BPKP Dilibatkan untuk Pengawasan

Kementerian PKP juga telah menyiapkan tenaga pendukung di masing-masing provinsi. Rinciannya, 57 personel di Aceh, 35 orang di Sumatra Utara, dan 30 orang di Sumatra Barat. Pemerintah daerah diminta membantu penyediaan lahan untuk mempercepat pelaksanaan di lapangan.

Maruarar mengusulkan pelibatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam program ini. Langkah itu diambil untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai tata kelola yang baik dan tepat sasaran.

Target 2.603 Unit Huntap, Tuntas Oktober 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra mengatakan pembangunan huntap komunal menjadi prioritas utama. Ia menyebut masyarakat terdampak sangat menantikan realisasi hunian tetap ini.

“Kementerian PKP menjadi salah satu prioritas karena pembangunan hunian tetap komunal sangat dinantikan masyarakat. Karena itu, kami berharap ada dukungan percepatan dari Kementerian Keuangan,” kata Tito.

Sebanyak 2.603 unit huntap akan dibangun melalui kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi. Rinciannya, 1.103 unit di Sumatra Utara, 1.000 unit di Aceh, dan 500 unit di Sumatra Barat. Seluruhnya ditargetkan rampung pada Oktober 2026.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks