ACEH BESAR — Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil, memastikan kebakaran melanda dua desa di Kecamatan Suka Makmur. Luas lahan yang terbakar di Desa Lam Pisang mencapai 3,5 hektare, sementara di Desa Lam Geu Tuha sekitar 2 hektare.
“Total luas lahan yang terbakar mencapai 5,5 hektare,” kata Ridwan Jamil, Rabu (26/8/2026).
Api Cepat Menjalar karena Jerami Kering dan Angin
Ridwan menjelaskan, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran jerami sisa panen yang dilakukan warga. Material jerami yang kering di musim kemarau membuat api mudah membesar dan merambat ke area sekitar.
“Musim kemarau membuat kondisi lahan sangat mudah terbakar. Ditambah lagi faktor angin yang menyebabkan api cepat menjalar,” ujarnya.
Petugas Damkar Turun Saat Api Mendekati Perkebunan Warga
Laporan kebakaran diterima Damkar BPBD Aceh Besar Pos Induk Sibreh sekitar pukul 12.16 WIB. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah menyebar di beberapa bagian lahan dan berpotensi mendekati perkebunan warga.
“Petugas langsung melakukan penanganan dan pemadaman agar api tidak terus meluas. Kondisi di lapangan cukup menantang karena api cepat menjalar akibat cuaca panas dan angin,” jelas Ridwan.
BPBD Ingatkan Warga Soal Bahaya Membakar Lahan Saat Kemarau
Pasca kejadian, BPBD Aceh Besar kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca kering seperti sekarang. Aktivitas membakar sisa tanaman sebaiknya dilakukan dengan pengawasan ketat agar tidak memicu kebakaran yang lebih luas.
Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi para petani di Aceh Besar untuk lebih berhati-hati dalam mengolah lahan pasca panen, mengingat risiko kebakaran meningkat signifikan selama musim kemarau.