ACEH TENGAH — Kegiatan pembagian masker dipimpin Bintara Tata Urusan Dalam (Batuud) Koramil 05/Linge, Serka Mhd Tuah Hasibuan, bersama sejumlah anggota. Masker dibagikan langsung ke warga di dua lokasi, yakni Desa Kute Robel dan kawasan Kemukiman Isaq.
Pembagian masker dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Kondisi cuaca dikhawatirkan semakin memburuk sehingga warga perlu perlindungan tambahan.
Anak SD hingga Pengguna Jalan Jadi Prioritas Penerima Masker
Sasaran pembagian masker meliputi anak-anak, termasuk siswa sekolah dasar, masyarakat lanjut usia, serta warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Kelompok-kelompok itu dinilai paling rentan terhadap dampak paparan asap.
Paparan asap dan partikel di udara dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk iritasi mata dan gangguan saluran pernapasan. Karena itu, warga diimbau meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap masih terjadi.
Imbauan Koramil: Kurangi Aktivitas Luar Ruangan jika Asap Menebal
Serka Mhd Tuah Hasibuan mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi paparan kabut asap yang berpotensi mengganggu saluran pernapasan.
"Pembagian masker ini bertujuan membantu melindungi masyarakat dari paparan kabut asap, terutama anak-anak, lansia, dan warga yang beraktivitas di luar ruangan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, menggunakan masker saat keluar rumah, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin tebal," ujarnya.
Selain menggunakan masker, warga diharapkan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila asap semakin pekat. Masyarakat yang mengalami keluhan seperti sesak napas atau gangguan pernapasan disarankan segera mencari pertolongan medis.
Koramil 05/Linge berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan mampu melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko dampak kabut asap. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian TNI dalam membantu masyarakat serta memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan warga di wilayah binaan.