Penerbangan Singkil–Medan 2026 Berubah, Jadwal Kini Hanya Setiap Kamis

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 04 Februari 2026 | 11:06:02 WIB
Penerbangan Singkil–Medan tahun 2026 hanya tersedia setiap Kamis dengan jadwal baru.

Singkil – Jadwal penerbangan rute Singkil menuju Medan dan sebaliknya mengalami penyesuaian pada tahun 2026. Meski demikian, layanan penerbangan perintis dengan pesawat Susi Air melalui Bandara Syekh Hamzah Fansuri dipastikan tetap tersedia.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam'un, menjelaskan bahwa perubahan jadwal tersebut terjadi setelah proses kontrak penerbangan rampung. Menurutnya, meskipun waktu terbang berbeda dibanding tahun sebelumnya, rute Singkil–Medan tetap dilayani.

“Setelah pembuatan kontrak selesai, penerbangan Singkil–Medan melalui Bandara Syekh Hamzah Fansuri tetap tersedia, meski jadwalnya berubah dibandingkan tahun lalu,” ujar Syam’un, Selasa (3/2/2026).

Ia menerangkan, pada tahun sebelumnya penerbangan Singkil–Medan dilayani setiap Kamis dan Sabtu pukul 08.20 WIB. Namun, pada tahun ini penerbangan tersebut hanya tersedia setiap hari Kamis dengan jadwal keberangkatan pukul 13.50 WIB.

Sementara itu, untuk rute sebaliknya, yakni Medan–Singkil, penerbangan tahun ini dijadwalkan setiap Kamis pukul 12.30 WIB. Jadwal tersebut berbeda dari tahun sebelumnya yang dilayani setiap Kamis dan Sabtu pada pukul 07.15 WIB.

“Selain perubahan jadwal, untuk tahun ini kita hanya mendapatkan satu rute penerbangan,” tambahnya.

Selain jadwal, Syam’un juga mengungkapkan adanya penyesuaian tarif penerbangan, meski kenaikannya dinilai tidak signifikan. Untuk rute Medan–Singkil, tarif baru tahun ini ditetapkan sebesar Rp463 ribu, naik dari sebelumnya Rp458 ribu.

Adapun tarif penerbangan Singkil–Medan juga mengalami kenaikan dari Rp346 ribu menjadi Rp350 ribu.

“Meski naik, tarif penerbangan ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” tegas Syam’un.

Lebih lanjut, Syam’un menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui Dinas Perhubungan tetap berkomitmen memperjuangkan pengembangan penerbangan perintis lainnya. Salah satunya adalah rute Singkil–Banda Aceh dan sebaliknya, yang diharapkan dapat kembali dilayani guna mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat.

Reporter: Redaksi
Back to top