Dua Bulan Pasca-Banjir, Listrik di Dusun Sarah Raja Aceh Utara Masih Padam Total

Penulis: Redaksi  •  Senin, 09 Februari 2026 | 22:02:03 WIB
Warga Dusun Sarah Raja Aceh Utara masih mengalami pemadaman listrik total dua bulan pasca-banjir.

LHOKSUKON – Penderitaan warga Dusun Sarah Raja, Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, seolah belum berakhir. Meski banjir besar telah berlalu sejak akhir November 2025, hingga kini suplai listrik di wilayah pedalaman tersebut masih padam total.

Kondisi ini sangat kontras dengan desa-desa lain di Kecamatan Langkahan yang umumnya sudah kembali menikmati aliran listrik sejak awal tahun 2026.

Sudah lebih dari dua bulan warga terpaksa hidup dalam kegelapan atau mengandalkan alat penerang seadanya. Pimpinan dayah setempat, Tgk Muslem, mengonfirmasi bahwa aktivitas warga, termasuk pengajian, sangat terhambat akibat ketiadaan listrik.

“Sejak banjir 26 November 2025 sampai hari ini listrik belum hidup. Warga terpaksa menggunakan genset untuk penerangan pada malam hari,” ujar Tgk Muslem kepada media, Senin (9/2/2026).

Ketiadaan listrik PLN memaksa warga mengeluarkan biaya ekstra yang cukup besar untuk membeli bahan bakar generator (genset). Hal ini dirasakan sangat memberatkan, mengingat kondisi ekonomi warga sedang terpuruk pasca-bencana.

Kondisi Ekonomi Warga Saat Ini:

Sektor Perkebunan: Masih lumpuh total karena lahan hancur dan tertutup lumpur tebal.

Sumber Pendapatan: Mayoritas warga hanya mengandalkan upah sebagai buruh di proyek pembangunan pascabencana.

Biaya Tambahan: Pengeluaran untuk BBM genset menjadi prioritas yang menyedot penghasilan warga yang terbatas.

Keuchik (Kepala Desa) Leubok Pusaka, Janni, menegaskan bahwa masalah utama yang dihadapi warganya saat ini adalah jaringan listrik. Ia berharap pihak terkait, khususnya PLN, dapat segera turun tangan untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak.

“Masalah kami tinggal listrik saja yang belum menyala. Kami berharap pemulihannya bisa dipercepat agar beban warga tidak semakin berat,” pungkas Janni.

Reporter: Redaksi
Back to top