BANDA ACEH — Bank Aceh Syariah memperkuat posisinya dalam ekosistem layanan keuangan purnabakti melalui kemitraan terbaru bersama PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Banda Aceh. Kedua belah pihak resmi menyepakati perluasan layanan pembayaran Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, hingga Jaminan Kematian.
Prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini berlangsung di Gedung Action Center Bank Aceh pada Selasa (5/5/2026). Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, hadir langsung menandatangani naskah kerja sama bersama Branch Manager PT Taspen Banda Aceh, Junaizar.
Hingga periode Mei 2026, Bank Aceh Syariah tercatat telah melayani lebih dari separuh total pembayaran pensiunan di seluruh wilayah Provinsi Aceh. Skala pengelolaan ini didukung oleh infrastruktur perbankan yang luas, mencakup 185 unit kerja yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
M. Hendra Supardi menjelaskan bahwa optimalisasi jaringan ini dilakukan melalui empat Kantor Cabang Koordinator. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan proses penyaluran dana pensiun berjalan lancar, cepat, dan meminimalisir kendala teknis bagi para peserta di lapangan.
“Bank Aceh Syariah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para pensiunan. Hingga Mei 2026, kami telah dipercaya mengelola dana pensiun sebesar Rp156,5 miliar yang disalurkan kepada lebih dari 45 ribu pensiunan melalui 185 unit kerja di berbagai wilayah,” kata Hendra.
Sinergi ini tidak hanya berhenti pada aspek administratif pembayaran. Ke depan, Bank Aceh dan PT Taspen menjadwalkan penguatan kegiatan sosialisasi mengenai Batas Usia Pensiun (BUP) bagi para aparatur yang akan memasuki masa purnabakti di seluruh wilayah Aceh.
Langkah proaktif ini merujuk pada hasil evaluasi kualitas layanan tahun 2025 yang menempatkan Bank Aceh pada predikat “Sangat Baik”. Peningkatan standar layanan secara berkelanjutan menjadi poin utama dalam menjaga kepercayaan para peserta Taspen yang jumlahnya terus bertumbuh.
Branch Manager PT Taspen Kantor Cabang Banda Aceh, Junaizar, menyambut positif komitmen perbankan daerah tersebut dalam mendukung penyaluran hak-hak peserta. Pihaknya menekankan bahwa kemudahan akses dan kenyamanan menjadi prioritas dalam kolaborasi strategis ini.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap layanan kepada peserta semakin optimal dan dapat menjangkau seluruh wilayah dengan lebih efektif. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak serta seluruh peserta Taspen,” ujar Junaizar.
Kemitraan ini sekaligus mempertegas arah pengembangan layanan keuangan inklusif di Aceh yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat lanjut usia. Integrasi sistem antara Bank Aceh Syariah dan PT Taspen diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan publik yang lebih profesional dan transparan.