Nilai tukar rupiah kembali tertekan ke level Rp17.395 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Pelemahan ini langsung terlihat pada kurs jual di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI. Simak daftar kurs terbaru sebelum menukar uang.
JAKARTA — Rupiah kembali tertekan di hadapan dolar AS. Berdasarkan data terkini, nilai tukar rupiah berada di Rp17.395 per dolar AS. Tren pelemahan ini berlanjut dalam beberapa pekan terakhir.
Dampaknya langsung terasa di bank-bank nasional. Harga jual dan beli dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI bergerak naik. Masyarakat yang hendak menukarkan uang perlu mencermati selisih kurs antar bank.
Berikut kurs jual dan beli dolar AS yang berlaku hari ini. Kurs dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.
Pelemahan rupiah mendorong harga barang impor naik, seperti elektronik dan bahan baku industri. Biaya perjalanan ke luar negeri juga membengkak karena nilai tukar yang lebih mahal.
Di sisi lain, eksportir mendapat keuntungan. Penerimaan dolar AS mereka bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke rupiah. UMKM yang bergantung pada bahan baku impor disarankan mencermati fluktuasi kurs untuk mengatur strategi pembelian.
Tidak ada patokan pasti. Namun, menukar uang di pagi hari saat kurs baru diperbarui bisa menjadi pilihan. Bandingkan kurs antar bank karena selisihnya bisa mencapai puluhan rupiah per dolar.
Bank Indonesia terus memantau pergerakan nilai tukar. Intervensi pasar siap dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah. Pelaku pasar menanti data ekonomi AS selanjutnya yang bisa mempengaruhi arah suku bunga global.