BLANGKEJEREN — Momentum Hari Buruh Internasional tahun ini di Gayo Lues diisi dengan aksi sosial. BPJS Ketenagakerjaan Aceh Tenggara–Gayo Lues bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyalurkan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
Bantuan berupa paket sembilan bahan pokok dan perlengkapan rumah tangga diberikan langsung kepada puluhan kepala keluarga di sejumlah kecamatan. Mereka adalah warga yang tempat tinggalnya terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah itu pada akhir tahun lalu.
Penjabat Bupati Gayo Lues melalui Kepala Dinas Sosial setempat menyebutkan bahwa data penerima bantuan telah diverifikasi oleh tim kecamatan dan desa. Proses pendataan dilakukan agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang paling membutuhkan.
"Kami bersama BPJS Ketenagakerjaan sengaja memilih momen May Day untuk berbagi. Semoga ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang dalam masa pemulihan pascabencana," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Aceh Tenggara–Gayo Lues dalam sambutannya.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pemerintah daerah yang tidak hanya fokus pada perlindungan tenaga kerja formal. Program jaring pengaman sosial ini menyasar warga nonpekerja yang terdampak situasi darurat.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap kerja sama serupa bisa terus berlanjut, terutama dalam penanganan bencana dan pemulihan ekonomi warga. Saat ini, proses rehabilitasi rumah-rumah rusak masih terus berjalan dengan melibatkan dinas terkait.
Penyaluran bantuan berlangsung di halaman kantor bupati dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Warga yang menerima bantuan tampak antusias dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan.
Peringatan Hari Buruh di Gayo Lues tahun ini tidak diwarnai aksi unjuk rasa. Sebaliknya, momen perjuangan kelas pekerja justru diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh langsung warga terdampak musibah.
BPJS Ketenagakerjaan Aceh Tenggara–Gayo Lues menegaskan komitmennya untuk terus hadir tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi masyarakat luas yang membutuhkan, terutama di masa-masa sulit pascabencana.