ACEH — Distribusi wholesales mobil listrik secara kumulatif sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 47.781 unit. Angka ini melonjak 89,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya 25.231 unit. Artinya, minat terhadap kendaraan tanpa emisi di Indonesia masih berada di jalur pertumbuhan yang signifikan.
Jaecoo J5 mencatat distribusi 3.179 unit pada April 2026, menjadikannya mobil listrik terlaris selama sebulan terakhir. Pencapaian ini memperkuat posisi merek asal China tersebut di pasar Tanah Air.
BYD M6, MPV listrik tujuh penumpang, mencatatkan kenaikan distribusi paling tajam. Bulan lalu model ini hanya terjual 523 unit, namun pada April 2026 melesat menjadi 2.472 unit. Lonjakan ini menunjukkan daya tarik segmen MPV listrik bagi keluarga Indonesia.
Model BYD lainnya, Sealion 07, juga tampil solid dengan distribusi 1.617 unit. Namun, BYD Atto 1 yang sempat populer justru ambles drastis menjadi hanya 108 unit pada April 2026.
Denza D9 berhasil menembus angka distribusi 1.032 unit, menempatkannya di posisi lima besar mobil listrik terlaris. Sementara itu, Geely EX2, model ringkas yang baru merambah pasar, mencatat distribusi 1.042 unit dan langsung masuk empat besar.
Berikut daftar mobil listrik terlaris di Indonesia pada April 2026 berdasarkan data Gaikindo:
Secara keseluruhan, distribusi wholesales mobil nasional pada April 2026 mencapai 80.776 unit atau tumbuh 31,8 persen dibandingkan Maret 2026. Kenaikan ini menandai mulai pulihnya pasar otomotif domestik setelah mengalami perlambatan selama periode libur Lebaran.
Kontribusi mobil listrik yang kini menyentuh 18,34 persen dari total pasar menjadi sinyal positif bagi adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Produsen asal China mendominasi daftar penjualan, menunjukkan persaingan ketat di segmen ini.