BANDA ACEH — Pawai takbiran yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman ini akan digelar pada Selasa malam, 26 Mei 2026, seusai salat Isya berjamaah. Kepala UPTD Pengelola MRB Aceh, Aprilizar, mengatakan pendaftaran peserta telah dibuka sejak 15 Mei lalu secara gratis dan masih dibuka hingga batas waktu tertentu.
Aprilizar menjelaskan, setiap grup yang terdaftar wajib beranggotakan antara 40 hingga 50 orang. Kuota awal dibatasi untuk 20 grup, namun kebijakan ini bersifat dinamis.
“Kuota tersebut bersifat dinamis dan akan kami informasikan kembali kepada masyarakat jika nanti ada kebijakan penambahan slot peserta dari pimpinan,” ujar Aprilizar, Selasa (19/5/2026).
Seluruh kelompok yang telah mendaftar diwajibkan mengikuti pertemuan teknis (technical meeting) pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 10.00 WIB di Aula Masjid Raya Baiturrahman.
Pada hari pelaksanaan, peserta mulai berkumpul di area masjid sejak pukul 17.00 WIB untuk verifikasi dan persiapan barisan. Prosesi pelepasan secara resmi dimulai pukul 20.00 WIB.
Rute pawai sepanjang 4 kilometer memutari sejumlah titik strategis di pusat ibu kota provinsi. Start dari halaman MRB, menuju Simpang Kodim, berbelok ke Simpang Peuniti, dilanjutkan ke Simpang Surabaya, mengarah ke Simpang Jambo Tape, menuju Simpang Lima, kembali melewati Simpang Kodim, dan finis di lokasi awal.
Dewan juri akan melakukan penilaian ketat sepanjang rute. Enam kategori pemenang disediakan: Juara I Rp10 juta, Juara II Rp8 juta, Juara III Rp6 juta, Harapan I Rp4 juta, Harapan II Rp3 juta, dan Juara Favorit Rp2 juta.
Aprilizar menambahkan, seluruh kelompok yang terdaftar secara resmi dan ikut menyemarakkan pawai akan mendapatkan dana motivasi awal sebesar Rp1 juta. Kelompok masyarakat, organisasi pemuda, atau pengurus remaja masjid di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar bisa mendaftar.
Informasi lebih lanjut mengenai regulasi pawai bisa diperoleh melalui nomor kontak panitia: 0853-7288-8806 dan 0822-3018-1966.