MAKKAH — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti kedatangan jemaah haji asal Kota Subulussalam yang tergabung dalam Kloter BTJ 12 Aceh tahun 2026. Untuk pertama kalinya, para jemaah tidak hanya dilepas dari Bandara oleh Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB), tetapi juga disambut secara langsung oleh kepala daerah yang sama di Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah.
Momentum ini menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggaraan ibadah haji di daerah tersebut. Kehadiran HRB di Arab Saudi sebagai bagian dari Tim Pengawas Haji 2026 menghadirkan kedekatan yang terasa berbeda bagi para tamu Allah, terutama bagi jemaah lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih.
Setibanya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, para jemaah Kloter BTJ 12 yang terdiri dari Kota Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Aceh Besar, Simeulue, dan Banda Aceh langsung mendapat pelayanan dari putra daerah. Zakirun Alves, petugas PPIH Arab Saudi 2026 yang bertugas di Daker Bandara, hadir menyambut dan membantu proses kedatangan, memberikan rasa tenang bagi jemaah yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Arab Saudi.
Setelah tiba di Makkah, penyambutan kembali dilakukan oleh Wali Kota HRB yang didampingi oleh Khalidin Umar Barat, petugas PPIH Arab Saudi dari Daker Makkah. Suasana hangat langsung terlihat ketika HRB dengan sukarela membantu menuntun jemaah lansia, menyapa satu per satu, hingga ikut mengangkat barang bawaan mereka.
“Beliau bukan sekadar hadir sebagai pejabat. Beliau turun langsung membantu kami yang sudah tua, menuntun jalan, dan memastikan kami semua nyaman. Ini pengalaman yang sangat menyentuh,” ujar salah seorang jemaah asal Subulussalam.
Bagi Haji Rasyid Bancin, membimbing jemaah haji bukanlah hal baru. Sebagai pimpinan Pondok Modern Darurrahmah Sepadan dan pemilik pengalaman belasan tahun di dunia travel umrah dan haji, HRB langsung bertindak sebagai mutawif atau pembimbing ibadah saat jemaah melaksanakan umrah wajib. Dengan sabar, ia membimbing tata cara thawaf, sa’i, hingga berbagai tuntunan ibadah di Masjidil Haram.
Pendekatan yang hangat dan penuh ketulusan ini, menurut para jemaah, membuat mereka merasa lebih tenang dan terbimbing selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. HRB juga dikenal sebagai sosok yang dekat dengan dunia pendidikan Islam dan pembinaan umat melalui pondok pesantren yang dipimpinnya di Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.
Selain Wali Kota, dua putra terbaik Kota Subulussalam juga turut bertugas dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Khalidin Umar Barat, yang dikenal sebagai jurnalis senior dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Subulussalam, dipercaya untuk kedua kalinya sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Pada musim haji 2024, ia bertugas di Daker Madinah sebagai anggota Media Center Haji (MCH) dari Harian Serambi Indonesia. Kini, ia mengemban tugas di layanan akomodasi Daker Makkah dan kembali dipercaya menjalankan fungsi MCH di Sektor 10 Aziziyah.
Kehadiran figur-figur daerah di tengah pelayanan jemaah, mulai dari Wali Kota hingga petugas dan jurnalis, memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Subulussalam. Mereka tidak hanya menjadi tamu Allah, tetapi juga merasa bahwa tanah air, dalam wujud pemimpin dan putra daerahnya, hadir mendampingi di setiap langkah perjalanan ibadah mereka.