Pencarian

35 Peserta Uji Kompetensi Wartawan PWI Aceh Angkatan XXI Lulus 100 Persen, 256 Wartawan Muda dan 109 Madya Kini Terverifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 • 11:50:24 WIB
35 Peserta Uji Kompetensi Wartawan PWI Aceh Angkatan XXI Lulus 100 Persen, 256 Wartawan Muda dan 109 Madya Kini Terverifikasi
Seluruh 35 peserta Uji Kompetensi Wartawan PWI Aceh Angkatan XXI dinyatakan lulus 100 persen setelah mengikuti uji selama dua hari di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Aceh Angkatan XXI yang digelar di Hotel Amel Banda Aceh pada 15-16 Juli 2026 menghasilkan seluruh peserta lulus dengan predikat kompeten. Dari 36 pendaftar awal, satu orang peserta jenjang Madya berhalangan hadir karena sakit, sehingga 35 peserta yang mengikuti uji dinyatakan lulus 100 persen.

Pengumuman itu disampaikan Koordinator Penguji sekaligus Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Pusat, Nurchalis Basyari, pada Kamis sore (16/7). "Setelah melalui proses dan tahapan uji yang ketat, akhirnya semua peserta UKW PWI Aceh Angkatan XXI dinyatakan kompeten 100 persen," ujar Nurchalis mewakili Ketua Umum PWI Pusat, Achmad Munir.

Keputusan itu disambut tepuk tangan dan sorak riuh peserta yang sebelumnya tampak kelelahan setelah dua hari menjalani uji. Suasana semakin hangat saat perwakilan peserta naik ke panggung untuk menyampaikan kesan.

Dua Hari Uji, Satu Peserta Sakit dan Toleransi Penguji

UKW Angkatan XXI diikuti oleh peserta dari tiga kelas Muda dan tiga kelas Madya. Tidak ada peserta yang mendaftar untuk jenjang Utama. Seluruh rangkaian uji kompetensi dibuka sehari sebelumnya oleh Gubernur Aceh yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia, dan Hubungan Kerja Sama, Dr. Husnan, ST, MP.

Nurchalis mengakui bahwa tim penguji memberikan toleransi kepada beberapa peserta yang perlu memperbaiki kesalahan selama proses uji. "Harus kami akui ada yang harus kami beri toleransi untuk memperbaiki kesalahan dan mereka akhirnya mampu mengikuti arahan penguji," ungkapnya.

Enam penguji hadir langsung pada acara penutupan, yaitu Nurchalis (PWI Pusat), Rizal Rudi Surya (PWI Sumut), serta empat penguji dari PWI Aceh: Tarmilin Usman, T. Haris Fadhillah, Iranda Novandi, dan Aldin NL.

Kesan Peserta: Dari Merasa Paling Hebat hingga Kehilangan Kata-kata

Siti Hawa, peserta jenjang Muda asal PWI Aceh Tamiang, mengaku hampir kehilangan kata-kata saat menyampaikan perasaannya. "Terima kasih untuk Pak Iranda Novandi yang telah membimbing saya sehingga saya bisa melaksanakan semua arahan selama di ruang uji," kata Siti Hawa.

Ray Iskandar, peserta jenjang Madya asal Langsa, justru mendapat pengalaman yang membangun kerendahan hati. "Sebagai wartawan selama ini saya merasa paling hebat ketika di lapangan. Setelah di sini (ruang uji) saya merasa tak ada apa-apanya," ujar Ray disambut tawa peserta dan tim penguji, termasuk Ketua PWI Langsa, Putra Zulfirman yang mendampinginya.

Nasir Nurdin: Status Kompeten Harus Tingkatkan Profesionalisme

Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, menegaskan bahwa penambahan jumlah wartawan kompeten ini harus berdampak pada kualitas produk jurnalistik di Aceh. "Terima kasih kepada tim penguji, Pengurus PWI Pusat, Pengurus PWI Aceh, Pengurus PWI Kabupaten/Kota se-Aceh, tim admin dan panitia yang telah melaksanakan fungsi masing-masing sehingga UKW berjalan sebagaimana ketentuan," kata Nasir.

Ia berharap status kompeten yang kini dikantongi para wartawan bisa memastikan setiap jurnalis bekerja sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan rambu-rambu hukum lainnya. Nasir juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh dan mitra dunia usaha yang mendukung kegiatan ini.

Secara nasional, UKW sudah berlangsung sebanyak 862 kali, termasuk UKW PWI Aceh Angkatan XXI. Dengan hasil ini, total wartawan kompeten di Aceh untuk jenjang Muda kini 256 orang, Madya 109 orang, dan Utama tetap 57 orang.

Bagikan
Sumber: acehnow.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks