Rupiah Dekati Rp17.900 per Dolar AS Pagi Ini, Tertekan Konflik AS-Iran yang Kian Memanas

Penulis: Ragil  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42:01 WIB
Rupiah melemah mendekati Rp17.900 per dolar AS di tengah ketegangan AS-Iran yang meningkat.

JAKARTA — Tekanan terhadap rupiah belum mereda. Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.00 WIB, pelemahan ini terjadi di tengah menguatnya dolar AS secara global setelah berita penyerangan terbaru Amerika Serikat ke Iran.

Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan sentimen perang kembali mendominasi pasar keuangan. "Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat menyusul berita penyerangan terbaru AS ke Iran, memperumit prospek harapan pada perdamaian di Timur Tengah," ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Mata Uang Asia Kompak Melemah, Dolar Hong Kong Jadi Pengecualian

Pelemahan rupiah pagi ini sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia. Ringgit Malaysia turun 0,24 persen, dolar Singapura melemah 0,16 persen, dan yuan China turun 0,05 persen.

Yen Jepang dan peso Filipina juga tak berdaya, masing-masing terkoreksi 0,04 persen dan 0,18 persen. Satu-satunya yang mencatat penguatan adalah dolar Hong Kong, naik tipis 0,03 persen.

Dolar AS Perkasa Lawan Mata Uang Negara Maju

Kekuatan dolar AS tak hanya terasa di Asia. Mata uang utama negara maju kompak tertekan. Euro Eropa turun 0,13 persen, poundsterling Inggris melemah 0,19 persen, dan dolar Australia terperosok 0,29 persen.

Dolar Kanada dan franc Swiss juga ikut terseret, masing-masing turun 0,10 persen dan 0,20 persen. Kondisi ini menunjukkan investor global tengah memilih aset safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik.

Prediksi Pergerakan: Rupiah Berpotensi ke Level Rp17.900

Lukman memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan berada dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.900 per dolar AS. Artinya, level psikologis Rp17.900 bisa kembali teruji jika tekanan beli dolar AS berlanjut.

Pelaku pasar kini mencermati setiap perkembangan baru di Timur Tengah. Konflik yang tak kunjung mereda membuat prospek perdamaian semakin suram, dan rupiah menjadi salah satu korban pertama dari kekhawatiran global ini.

Reporter: Ragil
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top