ACEH SELATAN — Wakil Gubernur Aceh mengawali rangkaian silaturahmi dengan menghadiri haul tiga ulama besar di Dayah Ashhabul Yamin, Keude Bakongan. Acara yang dipimpin Tgk. H. Ibnu Aqil Baidhawi (Abu Muda) itu berlangsung khidmat dengan rangkaian khataman Al-Qur’an, samadiah, doa bersama, dan kenduri.
Haul tersebut memperingati Abuya Syekh H. Adnan Mahmud (Nek Abu), Tgk. Syaikh H. Baidhawi Adnan (Abati), dan Tgk. Syaikh H. Marhaban Adnan (Waled). Ribuan santri, alumni, dan masyarakat turut hadir dalam acara tahunan itu.
Usai menghadiri haul, rombongan Wagub melanjutkan perjalanan ke Dayah Himmatul ‘Amal di Gampong Pasie Kuala Ba’u, Kecamatan Kluet Utara, yang dipimpin Tgk. Muhibbut Thibri. Selanjutnya, kunjungan dilakukan ke Dayah Madinatuddiniyah Babussa’adah di Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Pasie Raja, pimpinan Tgk. H. Erly Safriza, Lc.
Rangkaian ditutup di Dayah Darul Ihsan Al-Waliyah, Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji, yang dipimpin Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidi. Di setiap persinggahan, Wagub berdialog dengan pimpinan dayah, santri, dan tokoh masyarakat.
Beberapa aspirasi yang mengemuka antara lain penguatan pendidikan dayah, pembangunan akses jalan, dan pemberdayaan ekonomi warga sekitar. “Semua masukan ini akan menjadi bahan bagi Pemerintah Aceh dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujar Wagub dalam pernyataan yang diterima redaksi.
Dalam kunjungan tersebut, Wagub menyerahkan bantuan berupa sarung, mukena, peci, sajadah, dan baju koko kepada masing-masing dayah. Bantuan itu diharapkan menunjang kegiatan ibadah dan proses pendidikan para santri.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk mendukung pengembangan dayah sebagai lembaga pendidikan keagamaan. Wagub menegaskan bahwa sinergi antara umara dan ulama merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia di Aceh.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si., turut mendampingi Wagub selama rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka menunjukkan keterlibatan langsung dinas teknis dalam menindaklanjuti aspirasi dari lapangan.
Melalui safari ini, Pemerintah Aceh berharap nilai-nilai syariat Islam dan pembinaan akhlak generasi muda terus terjaga seiring pembangunan daerah. Kunjungan serupa direncanakan berlanjut ke kabupaten lain dalam waktu dekat.