BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang 2,5 Meter di 5 Perairan Aceh, Nelayan Diminta Tak Paksakan Melaut

Penulis: Fajar  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 18:17:31 WIB
Nelayan di Pelabuhan Kuala Langsa bersiap menambatkan perahu saat gelombang mencapai 2,5 meter di perairan Aceh.

ACEH SINGKIL — Meski secara umum tinggi gelombang di perairan Aceh tergolong aman, BMKG memperingatkan adanya potensi gelombang setinggi 2,5 meter di lima titik perairan. Kondisi ini memerlukan kewaspadaan ekstra bagi nelayan dan pengguna jasa penyeberangan.

Perairan Mana Saja yang Berpotensi Gelombang Tinggi?

Prakirawan BMKG Aceh, Nasyitah Az-zahra Lubis, merinci lima wilayah yang perlu diwaspadai. Perairan tersebut meliputi Singkil-Pulau Banyak, selatan Simeulue, perairan Sabang-Banda Aceh, Aceh Besar-Meulaboh, serta Abdya-Simeulue.

"Diperkirakan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter," ujar Nasyitah saat memberikan keterangan di program Kabar Aceh.

Imbauan untuk Nelayan: Jangan Paksakan Melaut

BMKG mengimbau nelayan dan pengguna jasa penyeberangan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut. Masyarakat diminta tidak memaksakan diri untuk melaut apabila kondisi diperburuk oleh hujan dengan intensitas lebat.

Cuaca Siang hingga Sore: Cerah Berganti Hujan Merata

Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Aceh diprediksi cerah hingga berawan. Pengecualian terjadi di sebagian wilayah Simeulue yang berpotensi hujan ringan sejak pagi.

Memasuki sore hari, potensi hujan diperkirakan hampir merata. Hujan dapat terjadi mulai dari wilayah selatan hingga barat, kemudian meluas ke sebagian utara dan wilayah tengah Aceh.

Arah dan kecepatan angin dilaporkan berasal dari Selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 30 kilometer per jam.

20 Titik Panas Terdeteksi, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Selain gelombang tinggi, BMKG juga memantau adanya 20 titik panas yang tersebar di empat kabupaten: Aceh Barat Daya, Aceh Jaya, Bener Meriah, dan Kabupaten Pidie.

Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh pemanasan intens pada siang hari. Nasyitah menambahkan, warga disarankan menggunakan pelindung atau tabir surya untuk menghindari paparan langsung sinar matahari.

"Hindari membakar sampah dan membuang puntung rokok secara sembarangan, serta menghindari membuka lahan dengan cara dibakar," pungkasnya.

Reporter: Fajar
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top