Ketua TP PKK Aceh Marlina Kunjungi Huntara dan Sekolah Darurat di Blang Rakal, Serahkan Seragam Sekolah

Penulis: Saiful  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 16:25:01 WIB
Ketua TP PKK Aceh Marlina menyerahkan seragam sekolah kepada siswa SD Uning Mas di sekolah darurat Blang Rakal, Bener Meriah, Rabu (22/7/2026).

BENER MERIAH — Ratusan warga korban bencana yang masih bertahan di huntara Blang Rakal mendapat kunjungan dari Ketua TP PKK Aceh, Marlina, Rabu (22/7/2026). Kehadirannya sekaligus menyapa para siswa yang menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah darurat SD Negeri Uning Mas.

Seragam dan Perlengkapan Sekolah Diserahkan Langsung

Dalam kunjungan tersebut, Marlina menyerahkan seragam sekolah kepada siswa SD Uning Mas. Ia juga memberikan paket perlengkapan kebutuhan sekolah untuk murid-murid Taman Kanak-kanak yang turut belajar di lokasi darurat.

“Kami memahami keterbatasan gerak dan kegiatan di Huntara, tapi proses pembangunan tentu tidak bisa dilakukan secepatnya karena luas dan banyaknya rumah yang harus dibangun oleh Pemerintah,” kata Marlina kepada warga yang masih menempati huntara.

Permintaan Maaf kepada Anak-Anak

Marlina secara khusus menyampaikan permintaan maaf kepada anak-anak karena baru bisa hadir menjenguk mereka. Ia menyemangati para siswa yang masih harus belajar di sekolah darurat pascabencana.

“Kami minta maaf baru bisa datang. Tetap semangat belajar,” ujar Marlina di hadapan puluhan siswa SD dan TK setempat.

Pesan untuk Warga Huntara: Sabar Menanti Rumah Baru

Kepada warga yang hingga saat ini masih tinggal di huntara, Marlina berpesan untuk bersabar. Ia menjelaskan bahwa pemerintah tengah memproses pembangunan kembali rumah-rumah yang rusak akibat bencana.

Proses pembangunan disebut tidak bisa dilakukan secara instan karena luasan area terdampak dan jumlah unit rumah yang harus dibangun cukup banyak. Pemerintah Provinsi Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat realisasi hunian tetap bagi warga Blang Rakal.

Reporter: Saiful
Sumber: portalnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top