Wartawan AcehOnline Hengki Syah Jaya Raih Predikat Penulis Feature Terfavorit di Lomba PWI Langsa

Penulis: Fajar  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 16:50:31 WIB
Hengki Syah Jaya, wartawan AcehOnline, meraih predikat penulis feature terfavorit dalam lomba yang digelar PWI Kota Langsa.

LANGSA — Hengki Syah Jaya dinobatkan sebagai penulis feature terfavorit pada sayembara penulisan karangan khas yang digelar PWI Kota Langsa. Lomba ini merupakan rangkaian dari Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kewartawanan yang berlangsung di objek wisata Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Ada lima anggota PWI Kota Langsa yang mengirimkan tulisan. Selain Hengki, peserta lainnya adalah Syafrul (AtjehTerkini), Ray Iskandar (Harian Rakyat Aceh), Munawar (Harian Waspada), dan Rapian (MediaKontras.id). Masing-masing menulis feature dengan tema memotret pelaksanaan pelatihan tersebut.

Hadiah Utama dari Mantan Wartawan

Atas prestasinya, Hengki mendapat hadiah utama yang disiapkan oleh Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Agusni AH. Agusni merupakan mantan wartawan sekaligus penulis esai, cerpen, dan puisi yang diminta menjadi kurator lomba.

Ketua PWI Kota Langsa, Putra Zulfirman, mengatakan sayembara ini merupakan tindak lanjut dari matrikulasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar saat pelatihan. "Pada matrikulasi UKW, terdapat mata uji menulis karangan khas atau feature. Nah, peserta kita minta untuk berlatih menulis feature dengan tema memotret pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut," jelas Putra, Selasa (28/7/2026).

Kriteria Penilaian: Antara Fakta dan Human Interest

Agusni AH menganalisis kelima tulisan yang masuk hingga batas akhir Senin (27/7/2026) pukul 23.59 WIB. Dari hasil kurasi, ia menetapkan satu tulisan terfavorit pada Selasa siang.

Menurut Agusni, tulisan Hengki unggul dalam memadukan deskripsi alam dengan narasi pelatihan. Judul "Gemercik Sungai dan Tarian Burung Bukit Lawang Mengiringi Pelatihan Jurnalis" dinilai mampu menghadirkan suasana secara visual dan emosional. "Feature ini tidak hanya informatif, tetapi juga kaya akan sentuhan puitis yang membuat pembaca seolah ikut berada di lokasi," ujar Agusni dalam analisisnya.

Sementara itu, empat tulisan lain mendapat catatan tersendiri. Tulisan Syafrul dinilai lugas dan informatif, namun sisi human interest-nya masih bisa diperdalam. Karya Ray Iskandar dianggap ringan dan komunikatif, tetapi penggambaran detail lokasi masih perlu diperkaya. Munawar dinilai memiliki pendekatan reflektif dengan diksi puitis, meski gaya metaforisnya berpotensi mengurangi ketajaman fakta. Rapian dinilai optimistis dan sistematis, namun ilustrasi pengalaman peserta masih perlu diperkuat.

Mengejawantahkan Hasil Pelatihan

Putra Zulfirman menegaskan bahwa lomba ini bertujuan agar peserta mampu menulis feature dengan baik, informatif, serta mempedomani kaidah jurnalistik. "Kami ingin anggota PWI Langsa tidak hanya mampu meliput berita keras, tetapi juga menguasai penulisan karangan khas yang membutuhkan kepekaan dan kedalaman," katanya.

Feature atau karangan khas merupakan salah satu bentuk tulisan jurnalistik yang mengedepankan cerita, suasana, dan emosi, berbeda dengan berita langsung yang hanya menyajikan fakta. Kemampuan menulis feature menjadi salah satu kompetensi yang diuji dalam UKW.

Dengan kemenangan ini, Hengki Syah Jaya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wartawan lain di Aceh untuk terus mengasah kemampuan menulis, khususnya dalam genre feature yang memadukan data, fakta, dan sentuhan sastra.

Reporter: Fajar
Sumber: portalnusa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top