Roberto Mancini Hadapi Ujian Perdana di Nations League: Italia Satu Grup dengan Prancis dan Belgia

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 02:49:31 WIB
Mancini memimpin latihan perdana bersama skuad Italia di Centro Tecnico Federale di Coverciano.

ACEH — Mancini resmi ditunjuk sebagai nahkoda anyar Gli Azzurri di tengah situasi krisis yang tengah melanda sepak bola Italia. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) berharap mantan pelatih Inter Milan dan Manchester City itu bisa segera membangkitkan kembali pamor Italia yang mulai meredup di kancah internasional.

Jadwal Kandang Minim, Dua Laga Tandang Berat Menanti

Jadwal yang dirilis UEFA menunjukkan Italia hanya akan memainkan satu pertandingan kandang di fase grup. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, saat menjamu Belgia pada matchday pertama.

Setelah itu, pasukan Mancini harus menjalani dua laga tandang beruntun melawan Turki dan Prancis. Duel tandang ini jelas menjadi ujian berat bagi konsistensi permainan Italia yang tengah dalam masa transisi.

Nations League Bukan Sekadar Uji Coba Biasa

Meski kerap dianggap sebagai turnamen yang dipaksakan oleh UEFA, Nations League memiliki konsekuensi nyata. Dua tim teratas dari grup ini berhak lolos ke babak semifinal, sementara tim di posisi ketiga harus bermain di playoff degradasi. Juru kunci grup akan langsung terdegradasi ke divisi bawah.

Bagi Mancini, turnamen ini menjadi tolok ukur awal. Ia harus segera meracik strategi yang tepat melawan lawan-lawan yang secara peringkat dan kualitas skuad tak bisa diremehkan. Prancis adalah juara dunia 2018, Belgia adalah peringkat satu FIFA, dan Turki selalu menjadi lawan keras bagi tim besar Eropa.

Lawan Berat, Peluang Bangkit

Nama besar Italia memang mulai dipertanyakan setelah gagal tampil di Piala Dunia 2018. Namun, Nations League bisa menjadi momentum awal bagi Mancini untuk membangun kembali kepercayaan diri tim. Duel melawan raksasa seperti Prancis dan Belgia akan menjadi indikator apakah Italia masih layak diperhitungkan di level tertinggi Eropa.

FIGC pun menaruh harapan besar pada Mancini. Dengan pengalamannya menangani klub-klub besar Eropa, ia diharapkan mampu membawa angin segar ke dalam skuad Gli Azzurri yang tengah haus akan prestasi. (ptr/sry)

Reporter: Sutomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top