Pencarian

Dosen Unimal Paparkan Perspektif Pendidikan Aceh di Forum Internasional, Tekankan Integritas dan Nilai Kemanusiaan

Rabu, 29 Juli 2026 • 18:44:32 WIB
Dosen Unimal Paparkan Perspektif Pendidikan Aceh di Forum Internasional, Tekankan Integritas dan Nilai Kemanusiaan
Dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) menyampaikan perspektif pendidikan Aceh dalam forum internasional yang digelar di Lhokseumawe.

LHOKSEUMAWE — Forum bertajuk International Symposium and Expert Panel itu digelar Yayasan Sukma bekerja sama dengan Cambridge International School. Acara ini mempertemukan akademisi dari berbagai negara untuk membahas isu-isu strategis pendidikan global.

Empat Topik Global, Satu Perspektif Aceh

Sejumlah pakar internasional turut mengisi forum. Professor Eero Ropo membahas pendidikan perubahan iklim, Dr. Tahir Shad mengulas pertukaran pendidikan AS-dunia Muslim, Professor Yuji Uesugi memaparkan pendidikan sebagai alat perdamaian, serta Professor Jean Greyling dan Ryan Le Roux memperkenalkan Tangible Coding in Schools untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional.

Di tengah deretan akademisi dunia, Iryana tampil dengan materi berjudul Aceh Perspective: Education as the Foundation of Integrity and Humanity. Ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia tidak cukup diukur dari kecerdasan intelektual semata.

Data BPMP Aceh Jadi Penguat Argumen

Iryana menyertakan data Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh dalam paparannya. Data itu menunjukkan peningkatan capaian literasi, numerasi, dan karakter peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama sepanjang 2023 hingga 2025.

“Dari perspektif Aceh, pendidikan bukan sekadar proses transfer pengetahuan, melainkan fondasi dalam membentuk generasi yang cerdas, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Inilah kontribusi yang ingin Aceh berikan bagi Indonesia,” ujar Iryana dalam forum tersebut.

Panelis Senior Turut Beri Tanggapan

Sesi Expert Respondent juga menghadirkan Prof. Komaruddin Hidayat dan Prof. Dr. Ir. Ahmad Human Hamid sebagai panelis. Keduanya memberikan respons terhadap paparan yang disampaikan para narasumber, termasuk perspektif dari Aceh.

Dekan FKIP: Forum Ini Buka Peluang Kolaborasi Global

Dekan FKIP Unimal, Dr. Muhammad Yusuf, M.T, menyebut keikutsertaan dosen di forum internasional sebagai langkah strategis. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi gagasan, tetapi juga membuka peluang kerja sama dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Kami berharap kontribusi dosen Unimal di tingkat internasional semakin memperkuat posisi universitas dalam mendukung pengembangan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Bagikan
Sumber: nukilan.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks