ACEH — Bocoran dari Dealabs, yang dikutip Android Authority pada Kamis (30/7/2026), menyebutkan Samsung Galaxy S26 FE akan hadir sebagai anggota baru keluarga Galaxy S26 series. Posisinya jelas: flagship dengan harga lebih terjangkau, melengkapi Galaxy S26 standar yang kabarnya hanya punya dua opsi penyimpanan.
Buat yang sudah menabung sejak awal, ini kabar yang kurang menyenangkan. Harga Galaxy S26 FE di Prancis mengalami kenaikan 50-170 Euro dibanding generasi sebelumnya. Rinciannya sebagai berikut:
Perlu diingat, harga ini belum tentu mencerminkan angka resmi untuk pasar Indonesia. Pajak, margin distributor, dan strategi harga regional biasanya bikin angka final di dalam negeri berbeda.
Bocoran ini menyebut tiga pilihan warna: Graphite, Aqua Green, dan satu warna lagi yang diklaim berada di antara biru dan ungu. Untuk penyimpanan, FE kali ini lebih variatif dari saudaranya yang standar—kamu bisa pilih 128GB, 256GB, atau 512GB.
Bocoran terpisah mengklaim Galaxy S26 FE akan ditenagai chipset Exynos 2500, sama seperti yang dipakai Galaxy Z Flip 7. Ini menarik, karena keputusan Samsung memakai chipset buatan sendiri untuk lini FE bisa berdampak pada harga jual di Indonesia—biasanya lebih murah daripada pakai Snapdragon.
Dari database sertifikasi, ponsel ini sudah muncul dengan dukungan pengisian cepat 45W, sama seperti pendahulunya. Sayangnya, kapasitas baterai dan RAM belum terungkap di bocoran ini.
Kenaikan harga 170 Euro untuk varian 512GB bukan angka kecil. Kalau bocoran ini akurat, Samsung sepertinya mulai menggeser posisi FE dari "flagship murah" ke "flagship dengan harga menengah". Buat yang berencana upgrade dari Galaxy S25 FE, pertimbangkan apakah tambahan storage dan warna baru sepadan dengan selisih harganya.
Perlu dicatat juga, semua informasi ini masih berupa bocoran. Spesifikasi resmi bisa berubah saat peluncuran. Untuk pasar Indonesia, biasanya Samsung membawa varian 256GB sebagai pilihan utama—jadi pantau terus informasi resminya sebelum memutuskan membeli.