ACEH UTARA — Sebelas mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) resmi menjalani pengabdian masyarakat di Gampong Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara. Prosesi penyerahan berlangsung di Kantor Keuchik pada Sabtu (1/8/2026) dan diterima langsung oleh Keuchik Anwar.
Kelompok 37 ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Muhammad Fazil. Mereka mengusung tema "Pemberdayaan Ekonomi dan UMKM Gampong Menuju Masyarakat Sejahtera" selama satu bulan penuh di desa tersebut.
Berbeda dengan KKN pada umumnya, kelompok ini tidak membawa program yang seragam. Ketua Kelompok 37, Abdul Mansur Hasibuan, menegaskan bahwa seluruh agenda kerja disusun berdasarkan kebutuhan riil dan potensi yang dimiliki Gampong Saweuk.
"Mengabdilah seperti Tridharma terakhir, yakni mengabdi kepada masyarakat. Kembangkan ilmu yang didapatkan dari bangku perkuliahan dan jagalah kesehatan selama menjalani kegiatan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Minggu (2/8/2026).
Keuchik Gampong Saweuk, Anwar, menyambut baik kehadiran para mahasiswa. Ia berharap mereka tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi mampu membangun komunikasi yang hangat dengan perangkat gampong dan warga.
"Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, bekerja sama dengan aparatur gampong, serta menghadirkan inovasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Gampong Saweuk," kata Anwar.
Dr. Muhammad Fazil memberikan pesan khusus kepada seluruh anggota kelompok. Ia meminta mahasiswa untuk menjaga nama baik Universitas Malikussaleh sekaligus menghormati adat istiadat serta budaya masyarakat setempat.
"Melalui pelaksanaan KKN-PPM Tahun 2026, Kelompok 37 berharap dapat menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan potensi gampong, khususnya pada sektor pemberdayaan ekonomi dan penguatan UMKM, sehingga tercipta sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan," pungkas Dr. Muhammad Fazil.
Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok ini berasal dari berbagai program studi di lingkungan Unimal. Sinergi antar disiplin ilmu tersebut diharapkan mampu menghasilkan program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berdampak langsung pada pertumbuhan usaha mikro di Gampong Saweuk.