Kapolres Pidie Silaturahmi ke Dayah HUDA Jelang Hari Damai Aceh, Bahas Peran Ulama Jaga Stabilitas Daerah

Penulis: Ragil  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:01:31 WIB
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana bersilaturahmi dengan pimpinan Dayah HUDA Pidie untuk memperkuat sinergi menjaga stabilitas daerah menjelang Hari Damai Aceh.

SIGLI — Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana menegaskan bahwa posisi ulama tidak sekadar penjaga moral, tetapi juga mitra strategis Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Menurutnya, menjaga kondusivitas daerah tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan penegakan hukum, melainkan perlu penguatan komunikasi, dakwah, dan keteladanan dari tokoh agama.

“Ulama memiliki pengaruh besar dalam membangun persatuan, merawat kerukunan, serta mendinginkan suasana di tengah masyarakat. Karena itu, sinergi antara Polri dan ulama harus terus diperkuat agar situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar Jaka Mulyana dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Menjaga Dua Dekade Perdamaian Aceh

Kunjungan ini dilakukan di tengah persiapan menyambut dua agenda besar pada Agustus 2026. Selain Hari Damai Aceh yang menjadi refleksi tahunan atas berakhirnya konflik, masyarakat juga bersiap memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momen ini sebagai penguat persaudaraan. Ia juga meminta warga menghindari segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu stabilitas daerah yang telah terbangun selama dua dekade terakhir.

Imbauan Kibarkan Merah Putih untuk HUT ke-81 RI

Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di jajaran Polres Pidie itu menyampaikan imbauan khusus terkait peringatan kemerdekaan. Masyarakat diminta menyemarakkan HUT ke-81 RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, dan ruang-ruang publik.

Imbauan ini dinilai sebagai simbol penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus cara memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat Pidie.

HUDA Pidie: Dialog dan Musyawarah Kunci Selesaikan Masalah

Pimpinan HUDA Pidie, Waled Hadi, menyambut baik langkah silaturahmi yang dilakukan Kapolres beserta jajaran. Ia menilai komunikasi yang intens antara kepolisian dan ulama merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui pendekatan dialog, musyawarah, dan nilai-nilai keagamaan, tanpa mengabaikan penegakan hukum yang berkeadilan,” harap Waled Hadi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Kapolres tampak didampingi Kabag Log Polres Pidie Kompol Hefi Bachri, S.H., M.H., serta Kapolsek Mutiara Ipda Mahdi, S.H. Kehadiran jajaran Bag Log dan personel Polsek Mutiara mempertegas bahwa pesan perdamaian ini dibawa langsung hingga ke level kewilayahan.

Silaturahmi ini mengirim pesan bahwa menjaga perdamaian Aceh bukan hanya tugas aparat keamanan. Ulama, pemerintah, dan warga memiliki tanggung jawab bersama agar suasana aman dan kondusif tetap terpelihara di Kabupaten Pidie.

Reporter: Ragil
Sumber: atjehwatch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top