TAKENGON — Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar doa dan zikir bersama di Masjid Agung Ruhama Takengon menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus doa bagi para pahlawan yang telah berjuang.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menyebut kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh masyarakat mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, dan harta demi kemerdekaan Indonesia.
Doa dan zikir bersama dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tengah, pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi keislaman, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Aceh Tengah.
Haili menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan tidak seharusnya hanya dikenang saat momentum peringatan kemerdekaan. Nilai-nilai perjuangan tersebut perlu menjadi teladan bagi generasi sekarang dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan pembangunan daerah.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengurus Kemakmuran Masjid (BPKM) Agung Ruhama yang telah menggagas pelaksanaan doa dan zikir bersama tersebut. Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintahan daerah, mulai dari sekretaris daerah, para asisten, kepala dinas, camat, kepala sekolah hingga kepala puskesmas, untuk menanamkan penghargaan terhadap jasa para pahlawan.
"Kita yang hadir hari ini patut bersyukur. Semoga Indonesia terus berjaya dan para pahlawan kita diterima oleh Allah SWT serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya," kata Haili.
Selain mengenang jasa pahlawan, Haili mengajak masyarakat Aceh Tengah menjadikan rasa syukur atas kemerdekaan sebagai dorongan untuk menjaga adat, budaya, agama, serta kelestarian lingkungan. Ia berharap semangat pengorbanan para pahlawan menjadi landasan bagi generasi penerus dalam mempertahankan kedamaian serta mendorong pembangunan Aceh Tengah dan Indonesia agar semakin maju.