BANDA ACEH — Kemenangan di kandang lawan itu diraih lewat rotasi yang dipilih pelatih Muhammad Ridwan. Pitian Husni, yang sebelumnya lebih sering memulai laga dari bangku cadangan, diberi kepercayaan mengisi posisi penyerang. Keputusan tersebut berbuah dua gol.
Persiraja membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Martin Chaves. Gol berawal dari umpan akurat Ilham Udin Armain dari sisi sayap yang dimaksimalkan penyerang asal Uruguay itu.
Persiku Kudus sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Barata pada menit ke-49. Namun Persiraja hanya butuh waktu singkat untuk kembali unggul.
Pada menit ke-50, Pitian Husni mencetak gol yang membawa Persiraja memimpin 2-1. Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri tim tamu untuk terus menekan pertahanan Persiku.
Pitian kemudian memastikan kemenangan Persiraja pada menit ke-69. Gol keduanya sekaligus mengunci skor menjadi 3-1 hingga pertandingan berakhir.
Koleksi sembilan poin menempatkan Persiraja di posisi ketujuh Grup A, satu tingkat di atas PSGC Ciamis yang mengoleksi tujuh poin. Sementara itu, Persiku Kudus masih berada di posisi juru kunci.
Tambahan tiga poin tersebut memperbaiki posisi Persiraja di klasemen sekaligus menjaga peluang bersaing untuk naik ke papan tengah.
Bagi Pitian, hasil ini menjadi momentum penting setelah sebelumnya lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti. Dua golnya dalam satu laga menunjukkan kontribusi langsung bagi lini depan Persiraja.
Rotasi yang dilakukan Muhammad Ridwan juga terbukti tepat. Selain memberi kesempatan kepada Pitian, keputusan itu tetap menjaga efektivitas serangan Persiraja di kandang lawan.