BANDA ACEH — Pemilihan Agam Inong Kota Banda Aceh 2026 menuntaskan rangkaian seleksi dengan menobatkan Agam Riffad Syabil dan Inong Meutya Azzahra sebagai duta wisata kota. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal dalam malam puncak di Indoor Taman Budaya.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Banda Aceh, Ketua DPRK Kota Banda Aceh, Sekda Kota Banda Aceh, jajaran Forkopimda, para kepala OPD di lingkungan Pemkot Banda Aceh, serta tamu undangan lainnya.
Antusiasme Pemuda dan Tahapan Seleksi
Ketua Ikatan Agam Inong Kota Banda Aceh Muhammad Aldhi Razyan menyebut ajang tahun ini mendapat antusias luar biasa dari kalangan pemuda yang berdomisili di Kota Banda Aceh. Seleksi tahap pertama menyaring 10 finalis agam dan inong yang berhak melanjutkan ke tahap kedua.
Sepuluh finalis itu kemudian menjalani karantina dan penobatan. Selama karantina, peserta melewati wawancara serta pengujian kompetensi di bidang pariwisata, kebudayaan, agama, kepribadian, dan Bahasa Inggris.
"Para finalis juga melakukan presentasi ekonomi kreatif yang dinilai dan dievaluasi oleh Ikatan Agam Inong Kota Banda Aceh," kata Aldhi.
Peran Duta Wisata: Destinasi, UMKM, dan Ekonomi Kreatif
Illiza menilai Agam dan Inong Duta Wisata punya posisi strategis dalam memperkenalkan destinasi wisata Banda Aceh. Selain itu, keduanya diharapkan mampu menceritakan keistimewaan kota, memperkenalkan produk UMKM, mendukung ekonomi kreatif, dan mengajak lebih banyak orang berkunjung.
Wali kota juga mengapresiasi para finalis yang telah mengikuti seluruh tahapan, dari audisi hingga pembekalan dan karantina. Menurutnya, proses tersebut memberi pengalaman berharga, menambah wawasan, membangun kepercayaan diri, dan melatih kemampuan generasi muda untuk berkontribusi bagi daerah.
"Manfaatkan kreativitas dan media sosial untuk mempromosikan Banda Aceh dengan cara yang menarik. Jadilah generasi muda yang terbuka terhadap perkembangan dunia, tetapi tetap berpegang pada adat, budaya, dan nilai-nilai syariat Islam," kata Illiza.
Modal Promosi Lewat Media Sosial
Illiza mendorong para duta wisata memaksimalkan kanal digital untuk menjangkau calon pengunjung. Kreativitas di media sosial dinilai menjadi salah satu kunci memperkenalkan Banda Aceh tanpa meninggalkan adat dan budaya lokal.
Penobatan Agam Riffad Syabil dan Inong Meutya Azzahra menutup rangkaian Pemilihan Agam Inong Kota Banda Aceh 2026. Keduanya kini memikul tugas promosi wisata kota sepanjang periode jabatan sebagai duta.