ACEH TIMUR — Pengawasan lalu lintas pada hari kedua Operasi Patuh Seulawah 2026 melibatkan personel Satlantas Polres Aceh Timur bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Timur. Petugas berhenti di ruas jalan nasional yang menjadi jalur utama penghubung Medan–Banda Aceh, kawasan Idi Rayeuk, pada Selasa (27/10/2026).
Dari pemeriksaan kendaraan yang melintas, 28 pengendara hanya mendapat teguran lisan. Sebanyak 14 pelanggar lain ditindak karena tidak melengkapi surat kendaraan.
Enam Tilang SIM, Tujuh STNK, Satu Motor Diamankan
Rincian penindakan pada hari kedua operasi: enam pengendara ditilang karena masalah SIM, tujuh karena STNK, dan satu unit kendaraan bermotor ikut ditindak. Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Adiyta Hadmanto menyebut operasi terpusat ini menyasar pelanggaran yang paling sering memicu kecelakaan.
"Melalui operasi ini diharapkan dapat mendorong pengendara lebih disiplin dalam mematuhi aturan demi keselamatan bersama dan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Aceh Timur," ujar AKP Adiyta.
Mengapa Jalan Nasional Medan–Banda Aceh Jadi Titik Prioritas
Ruas Idi Rayeuk merupakan segmen jalan lintas provinsi dengan volume kendaraan tinggi, mulai dari angkutan barang antarkota hingga pemudik lokal. Kepadatan di jalur ini membuat pelanggaran surat kendaraan dan kelengkapan berkendara sulit diawasi tanpa penjagaan langsung.
Operasi Patuh Seulawah 2026 sendiri digelar serentak di jajaran Polda Aceh. Fokusnya menekan angka kecelakaan lewat penertiban administrasi kendaraan, bukan sekadar razia dadakan.
Teguran Diutamakan, Tilang Jadi Opsi Terakhir
Perbandingan angka hari kedua menunjukkan pendekatan bertahap: 28 teguran berbanding 14 tilang. Petugas memberi kesempatan kepada pengendara yang pelanggarannya ringan untuk melengkapi dokumen, sementara pelanggaran administratif yang jelas tetap diproses.
Satlantas Polres Aceh Timur belum merinci jumlah personel yang dikerahkan maupun target penurunan kecelakaan selama masa operasi. Pengawasan di jalur nasional Idi Rayeuk diperkirakan berlanjut hingga operasi berakhir.