ACEH — Film horor Day of the Dead: Bloodline kembali mengisi slot Bioskop Trans TV pada Sabtu (31/10/2026) pukul 00.00 WIB. Garapan sutradara Hèctor Hernández Vicens ini merupakan daur ulang dari film klasik George A. Romero berjudul Day of the Dead yang dirilis 1985. Alih-alih mengandalkan jumpscare murah, film ini menawarkan aksi cepat dan tata rias zombie sebagai daya tarik utamanya.
Day of the Dead: Bloodline pertama kali dirilis pada 2017 dan mencoba membawa kisah Romero ke generasi penonton baru. Vicens menggarap ulang premis aslinya dengan nuansa pasca-apokaliptik yang lebih modern, lengkap dengan atmosfer mencekam khas film survival zombie.
Meski begitu, sambutan penonton dan kritikus terhadap film ini tergolong beragam. Sebagian menilai Bloodline gagal menyamai kedalaman tema sosial yang jadi kekuatan versi original Romero.
Sinopsis: Zoe dan Ancaman Max di Bunker Bawah Tanah
Cerita berpusat pada Zoe Parker, seorang mahasiswa kedokteran yang selamat dari wabah zombie usai diserang dalam sebuah pesta kampus. Serangan itu dipicu oleh Max, mantan pasien rumah sakit yang dikenal terobsesi pada Zoe.
Setelah terinfeksi virus mematikan, Max berubah menjadi zombie. Bedanya, ia masih mempertahankan sebagian kesadaran dan kecerdasannya.
Lima tahun berselang, Zoe bekerja di fasilitas militer bawah tanah yang menjadi tempat perlindungan para penyintas. Di sana ia terlibat penelitian untuk mengembangkan vaksin melawan virus zombie.
Konflik memuncak ketika Max kembali muncul sebagai zombie setengah sadar dan berhasil menyusup ke dalam bunker. Kehadirannya membawa ancaman besar bagi seluruh penghuni.
Zoe pun dihadapkan pada pilihan sulit: menghadapi trauma masa lalu, sekaligus memanfaatkan keberadaan Max sebagai satu-satunya kunci menyelamatkan umat manusia.
Daya Tarik: Aksi Cepat dan Efek Rias Zombie
Bloodline mengandalkan aksi cepat serta efek riasan zombie sebagai nilai jual utama. Pendekatan ini membuat film terasa lebih agresif dibanding versi 1985 yang lebih banyak bermain di ruang tertutup dan dialog.
Bagi penonton yang menyukai horor bertema wabah dengan tempo cepat, tayangan ini bisa jadi pilihan hiburan larut malam. Catat jadwalnya: Bioskop Trans TV, Sabtu (31/10/2026), pukul 00.00 WIB.
Posisi Bloodline di Jagat Film Zombie Romero
Day of the Dead: Bloodline adalah salah satu dari sekian banyak upaya Hollywood menghidupkan kembali warisan Romero, yang meninggal pada 2017. Versi aslinya dikenal sebagai kritik sosial tentang militerisme dan sifat manusia, bukan sekadar film monster.
Bloodline memilih jalur berbeda dengan fokus pada survival dan konflik personal Zoe-Max. Hasilnya, film ini lebih tepat dinikmati sebagai hiburan horor populer ketimbang reinterpretasi tematik yang serius.