Pencarian

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Aswad Buka LK I HMI, Tekankan Kader Harus Jadi Agen Perubahan di Aceh

Sabtu, 20 Juni 2026 • 19:25:31 WIB
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Aswad Buka LK I HMI, Tekankan Kader Harus Jadi Agen Perubahan di Aceh
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Aswad membuka LK I HMI dengan menekankan pentingnya kualitas kader.

BANDA ACEH — Musriadi menyebut pengkaderan sebagai ruh organisasi yang kualitasnya wajib dijaga. Menurutnya, tantangan generasi muda saat ini jauh lebih kompleks dibanding era sebelumnya, mulai dari derasnya arus informasi digital, rendahnya budaya literasi, hingga krisis moral dan sosial di berbagai lapisan masyarakat.

“Basic Training bukan sekadar kegiatan formal organisasi. Ini adalah proses pembentukan kader yang akan menentukan arah masa depan HMI dan kontribusinya bagi umat serta bangsa,” ujar Musriadi dalam sambutannya, Jumat.

Modal Utama Jadi Agen Perubahan

Musriadi menjelaskan, kader HMI harus kuat secara intelektual, kokoh dalam moral dan spiritual, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik. Ketiga aspek itu, kata dia, menjadi modal utama untuk menjadi agen perubahan. Ia menambahkan, kader tidak boleh hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan bangsa, melainkan harus hadir menawarkan gagasan, solusi, dan kontribusi nyata.

“Saya percaya peserta LK I yang hadir hari ini adalah calon-calon pemimpin masa depan. Dari forum pengkaderan seperti inilah akan lahir pemimpin daerah, akademisi, birokrat, pengusaha, dan tokoh masyarakat yang membawa perubahan positif bagi Aceh dan Indonesia,” tegasnya.

Sejarah Panjang HMI dan Kebutuhan Kader Aceh

Dalam kesempatan itu, Musriadi mengingatkan bahwa HMI telah berdiri sejak 5 Februari 1947 dan memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan bangsa. Organisasi ini telah melahirkan banyak tokoh nasional, akademisi, birokrat, hingga pemimpin daerah. Ia menilai Aceh saat ini membutuhkan generasi muda yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Mahasiswa harus membiasakan diri berpikir kritis, memperkuat tradisi literasi, dan aktif terlibat dalam berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan,” pesan Musriadi.

Rangkaian Materi LK I HMI

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Insan Cita HMI Cabang Banda Aceh itu diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam komisariat HMI se-Aceh Besar. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi keislaman, kepemimpinan, keorganisasian, Nilai Dasar Perjuangan (NDP), serta wawasan kebangsaan sebagai bagian dari proses pengkaderan formal HMI.

Di akhir sambutannya, Musriadi secara resmi membuka Basic Training (LK I) tersebut dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta melahirkan kader HMI yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi untuk umat dan bangsa.

Bagikan
Sumber: sagoetv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks