BANDA ACEH — Sekda Aceh M. Nasir mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh yang mengemas sosialisasi sensus dalam kegiatan olahraga dan nonton bareng Piala Dunia. Menurutnya, pendekatan seperti ini efektif membangun kesadaran warga bahwa data berkualitas adalah kunci perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.
"Data yang akurat merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Pemerintah Aceh mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," ujar M. Nasir kepada peserta senam di Stadion Harapan Bangsa, Minggu.
Pendataan Berlangsung di 23 Kabupaten/Kota
BPS telah memulai pendataan secara serentak di seluruh Indonesia sejak 15 Juni lalu. Di Aceh, ribuan petugas sensus dikerahkan ke 23 kabupaten dan kota, menjangkau kawasan perkotaan hingga pelosok desa untuk mendokumentasikan setiap aktivitas ekonomi.
M. Nasir menegaskan, hasil sensus ini akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan, mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Pemerintah Jamin Kerahasiaan Data Warga
Sekda Aceh meminta warga tidak ragu menerima petugas sensus yang datang ke rumah atau tempat usaha. Ia menjamin seluruh data yang diberikan akan dilindungi sesuai peraturan perundang-undangan.
"Berikan data yang benar dan akurat. Jangan khawatir, kerahasiaan informasi dijamin undang-undang," imbaunya.
Senam dan Sosialisasi Jadi Ajang Edukasi
Kegiatan Senam Pemerintah Aceh yang diikuti ratusan peserta itu tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi. Acara juga dirangkai dengan sosialisasi langsung tentang tata cara pendataan dan pentingnya partisipasi masyarakat dalam SE2026.
Pemerintah Aceh berharap, melalui kegiatan ini, semangat hidup sehat berpadu dengan kepedulian terhadap pembangunan daerah. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci menghasilkan data sensus yang berkualitas.
"Masyarakat adalah subjek sekaligus objek pembangunan. Tanpa data yang benar dari mereka, kebijakan yang lahir bisa meleset," pungkas M. Nasir.